<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Telecommunications &#038; Internetworking</title>
	<atom:link href="http://mudji.net/press/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mudji.net/press</link>
	<description>It's better to fight for something than live for nothing</description>
	<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 05:41:21 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>ALAMAT IP DAN SUBNETTING BAGI PEMULA</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=254</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=254#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 18:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>

		<category><![CDATA[Routing]]></category>

		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Kita akan coba membahas cara mengkonfigurasi IP routing pada sebuah router, bagaimana membagi-bagi alamat IP atau sering dikenal dengan SUBNETTING, dan bagaimana mengkonfigurasi alamat IP pada tiap-tiap interface router dengan sebuah subnet yang unik.
Sebelum melanjutkan ke materi, berikut istilah-istilah yang akan sering digunakan

Address—Nomor ID unik yang di set pada sebuah host atau interface pada sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita akan coba membahas cara mengkonfigurasi IP routing pada sebuah router, bagaimana membagi-bagi alamat IP atau sering dikenal dengan SUBNETTING, dan bagaimana mengkonfigurasi alamat IP pada tiap-tiap interface router dengan sebuah subnet yang unik.</p>
<p>Sebelum melanjutkan ke materi, berikut istilah-istilah yang akan sering digunakan</p>
<ul>
<li><strong>Address</strong>—Nomor ID unik yang di set pada sebuah host atau interface pada sebuah jaringan.</li>
<li><strong>Subnet</strong>— Porsi/blok IP yang merupakan bagian dari jaringan (network sharing).</li>
<li><strong>Subnet mask</strong>—Kombinasi 32-bit, digunakan untuk mengilustrasikan porsi dari sebuah alamat yang merefer pada subnet dan bagian/porsi yang merefer pada host.</li>
<li><strong>Interface</strong>—Sebuah koneksi jaringan (antarmuka).</li>
</ul>
<p>Sebuah alamat IP adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah perangkat secara unik pada sebuah jaringan IP. Alamat IP terdiri dari 32 bit binary yang terdiri dari porsi network dan porsi host dengan bantuan dari sebuah &#8220;subnet mask&#8221;.  32 bit binary terbagi dalam 4 octet (1 octet = 8 bit). Masing-masing octet dikonversi menjadi &#8221;decimal&#8221; dan dipisahkan dengan tanda titik (dot). Dengan demikian, sebuah alamat IP dinyatakan dalam format &#8221;dotted decimal&#8221; (contoh, 172.16.81.100). Nilai dari masing-masing octet berkisar antara 0 sampai 255 dalam &#8220;decimal&#8221;, atau 00000000 - 11111111 dalam &#8220;binary&#8221;.</p>
<p>Berikut bagaimana &#8221;octet binary&#8221; dikonversi ke &#8221;decimal&#8221;: Bit paling kanan dari sebuah octet memiliki nilai 2<sup>0</sup>. Bit disebelah kirinya memiliki nilai 2<sup>1</sup>. dan seterusnya sampai bit paling kiri yang miliki nilai 2<sup>7</sup>. Jadi jika semua bit bernilai 1, nilai &#8221;decimal&#8221;-nya menjadi 255 sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>1 1 1 1 1 1 1 1<br />
128 64 32 16 8 4 2 1 (128+64+32+16+8+4+2+1=255)</p></blockquote>
<p>Berikut contoh sederhana konversi sebuah octect jika tidak semua bit bernilai 1.</p>
<blockquote><p>0 1 0 0 0 0 0 1<br />
0 64 0 0 0 0 0 1 (0+64+0+0+0+0+0+1=65)</p></blockquote>
<p>Dan berikut contoh sebuah alamat IP dengan &#8221;binary&#8221; dan &#8220;decimal&#8221;-nya.</p>
<blockquote><p>10. 1. 23. 19 (decimal)<br />
00001010.00000001.00010111.00010011 (binary)</p></blockquote>
<p>Octet - octect ini dibagi-dibagi untuk menyediakan sebuah skema pengalamatan yang dapat mengakomodasi jaringan kecil maupun besar. Terdapat 5 kelas/class jaringan yang berbeda, yaitu class A sampai class E. Kita akan membahas hanya pengalamatan jaringan class A sampai C saja, sedangkan class D dan E diluar ruang lingkup pembahasan.<span id="more-254"></span></p>
<p>Figure 1 menunjukkan class jaringan A sampai E dan range alamat IP dari masing-masing class.</p>
<p><a name="figone"><strong>Figure 1</strong> </a></p>
<p><a name="figone"><img src="http://mudji.net/images/3an.gif" border="0" alt="3an.gif" /> </a></p>
<p>Dalam sebuah alamat Class A, octet pertama adalah porsi jaringan/network, jadi contoh Class A dalam Figure 1 mempunyai alamat jaringan utama 1.0.0.0 - 127.255.255.255. Octet 2, 3, dan 4 (24 bit berikutnya) adalah untuk pengaturan dan pembagian jaringan ke dalam &#8220;subnet dan host&#8221;. Pengalamatan Class A digunakan untuk jaringan yang memiliki lebih dari 65.536 host (sebenarnya sampai 16777214 host!).</p>
<p>Dalam sebuah alamat Class B, octet kedua adalah porsi jaringan/network, jadi contoh Class B dalam Figure 1 mempunyai alamat jaringan utama 128.0.0.0 - 191.255.255.255. Octet 3 dan 4 (16 bit) adalah untuk lokal &#8220;subnet&#8221; dan &#8220;host&#8221;. Pengalamatan Class B digunakan untuk jaringan yang memiliki jumlah host antara 256 dan 65534.</p>
<p>Dalam sebuah alamat Class C, octet ketiga adalah porsi jaringan/network, contoh Class C dalam Figure 1 mempunyai alamat jaringan utama 192.0.0.0 - 233.255.255.255. Octet 4 (8 bit) adalah untuk lokal &#8220;subnet&#8221; dan &#8220;host&#8221;. Cocok untuk jaringan dengan jumlah host kurang dari 254.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">NETWORK MASK</span></strong></p>
<p>Sebuah &#8221;network mask&#8221; membantu kita mengenal porsi mana dari alamat IP yang menunjukkan jaringan/network dan porsi mana yang menunjukkan node/host. Jaringan class A, B, dan C mempunyai &#8220;mask default&#8221;, juga dikenal sebagai &#8221;mask natural&#8221;, seperti berikut:</p>
<blockquote><p>Class A: 255.0.0.0<br />
Class B: 255.255.0.0<br />
Class C: 255.255.255.0</p></blockquote>
<p>Sebuah alamat IP pada jaringan Class A yang belum di-&#8221;subnet&#8221; akan memiliki sebuah pasangan alamat/mask seperti contoh : 8.20.15.1 255.0.0.0. Untuk melihat bagaimana &#8220;mask&#8221; membantu kita mengidentifikasi bagian/porsi jaringan dan node/host dari sebuah alamat, konversikan alamat dan &#8220;mask&#8221; ke bilangan biner/binary.</p>
<blockquote><p>8.20.15.1 = 00001000.00010100.00001111.00000001<br />
255.0.0.0 = 11111111.00000000.00000000.00000000</p></blockquote>
<p>Jika anda sudah mendapatkan alamat dan mask dalam bentuk binary, maka identifikasi jaringan/network dan host ID akan lebih mudah.</p>
<p>Bit-bit alamat untuk MASK yang di set 1 menyatakan Network ID, dan yang di set 0 menyatakan Node ID.</p>
<blockquote>
<pre>8.20.15.1 = 00001000.00010100.00001111.00000001

255.0.0.0 = 11111111.00000000.00000000.00000000

-----------------------------------

net id |      host id
netid =  00001000 = 8

hostid = 00010100.00001111.00000001 = 20.15.1</pre>
</blockquote>
<h2><a name="ustand_subnet"><br />
Pengertian Subnetting</a></h2>
<p>Anda bisa membuat <em>multiple logical networks</em> dalam suatu jaringan Class A, B, atau C. Jika anda tidak melakukan <em>subnet</em>, anda hanya bisa menggunakan satu jaringan/network Class A, B, atau  C network, hal ini sangatlah tidak lazim.</p>
<p>Tiap-tiap <em>data link </em>di jaringan harus memiliki Network ID yang unik, dengan node/host pada link tersebut yang menjadi anggota dari Network tersebut (jaringan yang sama). Jika anda membagi network utama (Class A, B, atau C) menjadi subnetwork yang lebih kecil, maka anda bisa membuat <em>interconnecting subnetworks</em> (hubungan antar subnetwork dengan IP routing protocol). Maka masing-masing <em>data link</em> pada jaringan ini memiliki network/subnetwork ID yang unik.</p>
<p>Untuk melakukan subnetting alias men-subnet suatu jaringan, perpanjang <em>natural/default mask</em> dengan bit-bit yang bernilai 1 pada porsi host ID untuk membuat sebuah subnetwork ID. Contoh sebuah Class C network: 204.17.5.0 dengan natural/default mask: 255.255.255.0, Anda bisa membuat subnet dengan cara sebagai berikut :</p>
<blockquote>
<pre>204.17.5.0 -      11001100.00010001.00000101.00000000

255.255.255.224 - 11111111.11111111.11111111.11100000

--------------------------|sub|----</pre>
</blockquote>
<p>Dengan memperpanjang MASK menjadi 255.255.255.224, and telah menambahkan 3 bit bernilai 1 (ditandai dengan &#8220;sub&#8221;) pada porsi host yang digunakan untuk membentuk subnet. Dengan 3 bit tersebut, memungkinkan anda membuat 8 subnet. Dengan sisa 5 bit bernilai 0 untuk host ID, masing-masing subnet  memiliki 32 alamat host, dan hanya 30 saja yang bisa diterapkan/diconfigurasi pada perangkat/device, karena host ID dengan seluruh bit nya bernilai 1 atau seluruhnya bernilai 0 tidak bisa diterapkan pada perangkat/device. (<strong>Ini sangat penting sekali untuk diingat</strong>). Berikut subnet-subnet yang telah kita buat:</p>
<blockquote>
<pre>204.17.5.0 255.255.255.224     host address range 1 to 30

204.17.5.32 255.255.255.224    host address range 33 to 62

204.17.5.64 255.255.255.224    host address range 65 to 94

204.17.5.96 255.255.255.224    host address range 97 to 126

204.17.5.128 255.255.255.224   host address range 129 to 158

204.17.5.160 255.255.255.224   host address range 161 to 190

204.17.5.192 255.255.255.224   host address range 193 to 222

204.17.5.224 255.255.255.224   host address range 225 to 254</pre>
</blockquote>
<p><strong>Note: </strong>Ada 2 cara untuk penulisan MASK. Pertama, seperti diatas, anda menggunakan 3 bit bernilai 1 lebih daripada &#8220;natural/default&#8221; MASK Class C, anda bisa menyatakan alamat-alamat ini memiliki 3-bit subnet MASK. Kedua, MASK : 255.255.255.224 dapat ditulis seperti: /27 karena terdapat 27 bit (bernilai 1) yang telah di set pada MASK. Cara kedua tersebut, dikenal dengan nama <span class="content">Classless Interdomain Routing (CIDR)-</span><em>pembahasan berikutnya</em> . Dengan CIDR, satu network dapat ditulis dengan notasi <em>prefix/length</em>. Contoh, 204.17.5.32/27 sama dengan network 204.17.5.32 255.255.255.224.</p>
<p><span class="content">Skema <em>network subnetting</em> untuk 8 subnet, dapat digambarkan sebagai berikut::</span></p>
<p><a name="figtwo"><strong>Figure 2</strong> </a></p>
<p><a name="figtwo"><img src="http://mudji.net/images/3b.gif" border="0" alt="3b.gif" /> </a></p>
<p>Masing-masing router pada <strong>Figure 2</strong> terhubung ke 4 subnetwork, satu diantara subnetwork terhubung pada kedua router tersebut. Masing-masing router juga memiliki sebuah alamat IP pada masing-masing subnetwork yang terhubung padanya. Masing-masing subnetwork bisa men-support sampai 30 alamat IP host.</p>
<p>Lebih banyak subnets, lebih sedikit alamat host yang tersedia per subnet. Contoh Network kelas C 204.17.5.0 dan sebuah mask 255.255.255.224 (/27) akan menghasilkan 8 subnets, masing-masing subnet memiliki 32 alamat host ( hanya 30 alamat IP host yang bisa dikonfigurasi pada perangkat/devices). Jika anda menggunakan mask 255.255.255.240 (/28), maka detilnya sebagai berikut:</p>
<blockquote>
<pre>204.17.5.0 -      11001100.00010001.00000101.00000000

255.255.255.240 - 11111111.11111111.11111111.11110000

--------------------------|sub |---</pre>
</blockquote>
<p>Karena anda memiliki 4 bit untuk membuat subnet, sehingga anda hanya memiliki 4 bit (sebelah kiri) untuk alamat host. Jadi dalam hal ini anda dapat memiliki 16 subnet, masing-masing subnet memiliki 16 alamat host ( hanya 14 alamat IP host yang bisa  dikonfigurasi pada perangkat/devices).</p>
<p>Kita akan coba liat cara mensubnet untuk Network Kelas B. Jika anda memiliki network 172.16.0.0 , maka anda akan segera tahu &#8220;natura&#8221;l mask-nya adalah 255.255.0.0 atau 172.16.0.0/16. Memperpanjang mask melebihi 255.255.0.0 berarti anda melakukan &#8220;subnetting&#8221;. Anda dengan cepat bisa melihat bahwa anda bisa membuat lebih banyak subnet daripada Network Kelas C. Jika anda menggunakan mask 255.255.248.0 (/21), berapa jumlah subnet dan host per subnet?</p>
<blockquote>
<pre>172.16.0.0  -   10101100.00010000.00000000.00000000

255.255.248.0 - 11111111.11111111.11111000.00000000

-----------------| sub |-----------</pre>
</blockquote>
<p>Anda menggunakan 5 bit dari &#8220;original&#8221; bit host untuk subnet. Sehingga anda bisa memiliki 32 subnet (2<sup>5</sup>). Setelah anda menggunakan 5 bit (nilai 1) untuk &#8220;subnetting&#8221;, tersisa 11 bit (nilai 0) untuk alamat host. Sehingga anda bisa memiliki 2048 alamat host (2<sup>11</sup>), hanya 2046 alamat IP host yang bisa dikonfigurasi pada perangkat/devices.</p>
<p><strong>Note: </strong>Dulu, terdapat keterbatasan penggunaan &#8220;subnet 0&#8243; (semua bit subnet diset ke Nol/zero). Beberapa perangkat tidak mensupport subnet zero ini. Perangkat Cisco Systems dapat menggunakan subnet zero ini dengan mengkonfigurasi perintah : <strong>ip subnet zero</strong></p>
<h2><a name="examples"><br />
</a></h2>
<h3><a name="ex1">Contoh:</a></h3>
<p>Sekarang anda sudah memahami apa itu &#8220;subnetting&#8221;, mari kita terapkan ilmu ini. Sebagai contoh, anda memiliki kombinasi 2 alamat IP /mask, ditulisa dengan notasi &#8220;prefix/length&#8221; (length=jumlah bit yang bernilai 1), yang telah dikonfigurasi pada 2 perangkat/device. Tugas anda adalah menentukan apakah kedua perangkat ini berapa pada subnet yang sama atau berbeda. Anda dapat menggunakan alamat dan mask dari masing-masing perangkat untuk menentukan subnet dari kedua alamat IP host/perangkat tersebut.</p>
<blockquote>
<pre>Perangkat A: 172.16.17.30/20

Perangkat B: 172.16.28.15/20</pre>
</blockquote>
<p><strong>Penentuan Subnet untuk Perangkat A:</strong></p>
<blockquote>
<pre>172.16.17.30  -   10101100.00010000.00010001.00011110

255.255.240.0 -   11111111.11111111.11110000.00000000

-----------------| sub|------------

subnet =          10101100.00010000.00010000.00000000 = 172.16.16.0</pre>
</blockquote>
<p>Penentuan subnet dengan melakukan sebuah logika &#8220;AND&#8221; antara subnet mask dan alamat IP host. Dalam hal ini, Perangkat A berada pada subnet 172.16.16.0.</p>
<p><strong>Penentuan Subnet untuk Perangkat B:</strong></p>
<blockquote>
<pre>172.16.28.15  -   10101100.00010000.00011100.00001111

255.255.240.0 -   11111111.11111111.11110000.00000000

-----------------| sub|------------

subnet =          10101100.00010000.00010000.00000000 = 172.16.16.0</pre>
</blockquote>
<p>Dari hasil diatas, disimpulkan bahwa Perangkat A dan Perangkat B berada/memiliki subnet yang sama , yaitu 172.16.16.0.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=254</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengantar TCP/IP</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=236</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=236#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 10:12:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[LAN]]></category>

		<category><![CDATA[OSI]]></category>

		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<category><![CDATA[WAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[TCP/IP ?
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh &#8220;Defense                            Advanced Research Projects Agency&#8221; (DARPA).

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: small;"><strong style="font-weight: bold">TCP/IP ?</strong></span><br />
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh &#8220;Defense                            Advanced Research Projects Agency&#8221; (DARPA).</p>
<p align="center"><img title="TCP/IP Internet" src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/tcpip_intro8_3.gif" alt="TCP/IP Internet" align="middle" /></p>
<p>TCP/IP adalah salah satu jenis protokol (aturan) yg memungkinkan kumpulan komputer dapat berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu network (jaringan). Selain Internet, TCP/IP juga dapat diterapkan pada jaringan LAN dan WAN.</p>
<p><span style="font-family: Verdana; font-size: small;"><strong style="font-weight: bold">Model Jaringan TCP/IP</strong></span><br />
Susunan Model jaringan TCP/IP sangat mirip dengan referensi model dari OSI pada &#8220;lower layer&#8221;, yaitu pada layer 1 &#8220;physical&#8221; dan layer 2 &#8220;data-link&#8221;. Berikut ilustrasi perbandingan model OSI dan TCP/IP<span id="more-236"></span></p>
<p align="center"><img title="OSI vs TCP/IP Model" src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/tcpip_protocolstack8_4.gif" alt="OSI vs TCP/IP Model" align="middle" /></p>
<blockquote><p><em>Catatan : Layer &#8220;physical&#8221; dan &#8220;data link&#8221; dari susunan TCP/IP sering disebut &#8220;network interface layer&#8221;.</em></p></blockquote>
<p><strong><span class="title"><span style="font-family: Verdana; font-size: small;"> Datagram TCP/IP</span></span></strong><br />
Informasi TCP/IP ditransfer dalam sebuah urutan &#8220;datagram&#8221;. Satu pesan ditransfer sebagai rentetan datagram yang disusun kembali menjadi seperti pesan semula pada sisi penerima.</p>
<p><strong><span class="title"><span style="font-family: Verdana; font-size: small;">Layer                        Protocol TCP/IP</span></span></strong><br />
Ilustrasi berikut menggambarkan susunan tiga layer dari Protokol TCP/IP:</p>
<ul>
<li>Application Layer</li>
<li>Transport Layer</li>
<li>Internet Layer</li>
</ul>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/osi-tcp.JPG" alt="TCP IP upper Layer" /><br />
<strong><span class="title"><span style="font-family: Verdana; font-size: small;">.<br />
Mengenal TCP</span></span></strong><br />
TCP adalah connection oriented, protocol handal yang berada pada Layer Transport dari TCP/IP Protocol Stack.</p>
<p><strong><span class="title"><span style="font-family: Verdana; font-size: small;"> Fungsi TCP</span></span></strong><br />
Berikut ini adalah fungsi umum TCP Protocol:</p>
<ul>
<li>TCP bertugas memecah pesan-pesan menjadi beberapa segment, menyatukan kembali (reassemble) pada stasiun tujuan, mengirimkan kembali apapun yang tidak diterima, dan menyatukan kembali pesan-pesan tersebut dari beberapa segment.</li>
<li>TCP menyediakan sirkuit virtual antara aplikasi end-user.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=236</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi Cisco Secure PIX Firewall &#038; 2 Cisco Router</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=253</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=253#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 11:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>

		<category><![CDATA[Security]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Network Diagram


KONFIGURASI:
Konfigurasi yang ditampilkan pertama kali disini adalah PIX Firewall karena konfigurasi router harus sudah mengerti sebelumnya dalam hubungannya dengan Firewall.
 



PIX Firewall




!&#8212; Sets the outside address of the PIX Firewall:

ip address outside 131.1.23.2

!&#8212; Sets the inside address of the PIX Firewall:

ip address inside 10.10.254.1

!&#8212; Sets the global pool for hosts inside the firewall:

global (outside) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Network Diagram</strong></p>
<p><img src="http://mudji.net/Pix_Network_Diagram.gif" border="0" alt="Pix_Network_Diagram.gif" /></p>
<p><strong><br />
KONFIGURASI:</strong><br />
Konfigurasi yang ditampilkan pertama kali disini adalah PIX Firewall karena konfigurasi router harus sudah mengerti sebelumnya dalam hubungannya dengan Firewall.</p>
<p><a name="t1"> </a><span id="more-253"></span></p>
<table border="1" cellspacing="1" cellpadding="3" width="60%">
<tbody>
<tr>
<th>PIX Firewall</th>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#080a14">
<pre><em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Sets the outside address of the PIX Firewall:</span>
</em>
ip address outside 131.1.23.2
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Sets the inside address of the PIX Firewall:</span>
</em>
ip address inside 10.10.254.1
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Sets the global pool for hosts inside the firewall:</span>
</em>
global (outside) 1 131.1.23.12-131.1.23.254
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Allows hosts in the 10.0.0.0 network to be
!&#8212; translated through the PIX:</span>
</em>
nat (inside) 1 10.0.0.0
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Configures a static translation for an admin workstation
!&#8212; with local address 10.14.8.50:</span>
</em>
static (inside,outside) 131.1.23.11 10.14.8.50
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Allows syslog packets to pass through the PIX from RTRA.
!&#8212; You can use conduits OR access-lists to permit traffic.
!&#8212; Conduits has been added to show the use of the command,
!&#8212; however they are commented in the document, since the
!&#8212; recommendation is to use access-list.
!&#8212; To the admin workstation (syslog server):
!&#8212; Using conduit:
!&#8212; conduit permit udp host 131.1.23.11 eq 514 host 131.1.23.1 </span>
</em>

<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Using access-list:</span>
</em>
Access-list 101 permit udp host 131.1.23.1 host 131.1.23.11 255.255.255.0 eq 514
Access-group 101 in interface outside
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits incoming mail connections to 131.1.23.10:</span>
</em>
static (inside, outside) 131.1.23.10 10.10.254.3
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Using conduits
!&#8212; conduit permit TCP host 131.1.23.10 eq smtp any
!&#8212; Using Access-lists, we use access-list 101
!&#8212; which is already applied to interface outside.</span>
</em>
Access-list 101 permit tcp any host 131.1.23.10 eq smtp
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; PIX needs static routes or the use of routing protocols
!&#8212; to know about networks not directly connected.
!&#8212; Add a route to network 10.14.8.x/24.</span>
</em>
route inside 10.14.8.0 255.255.255.0 10.10.254.2
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Add a default route to the rest of the traffic
!&#8212; that goes to the internet.</span>
</em>
Route outside 0.0.0.0 0.0.0.0 131.1.23.1
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Enables the Mail Guard feature
!&#8212; to accept only seven SMTP commands
!&#8212; HELO, MAIL, RCPT, DATA, RSET, NOOP, and QUIT:
!&#8212; (This can be turned off to permit ESMTP by negating with
!&#8212; the <strong>no fixup protocol smtp 25</strong> command):</span>
</em>
fixup protocol smtp 25
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Allows Telnet from the inside workstation at 10.14.8.50
!&#8212; into the inside interface of the PIX:</span>
</em>
telnet 10.14.8.50
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Turns on logging:</span>
</em>
logging on
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Turns on the logging facility 20:</span>
</em>
logging facility 20
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Turns on logging level 7:</span>
</em>
logging history 7
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Turns on the logging on the inside interface:</span>
</em>
logging host inside 10.14.8.50</pre>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Catatan:</strong> RTRA adalah router pertahanan luar. RTRA harus melindungi PIX Firewall dari serangan secara langsung, melindungi server FTP/HTTP, dan berfungsi sebagai sebuah alarm system. Jika seseorang masuk ke RTRA, system administrator akan tahu seketika.</p>
<table border="1" cellspacing="1" cellpadding="3" width="60%">
<tbody>
<tr>
<th>RTRA</th>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#080a14">
<pre>no service tcp small-servers
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Prevents some attacks against the router itself.</span>
</em>
logging trap debugging
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Forces the router to send a message
!&#8212; to the syslog server for each and every
!&#8212; event on the router. This includes packets denied
!&#8212; access through access lists and
!&#8212; configuration changes. This acts as an early warning system to the system
!&#8212; administrator that someone is trying to break in, or has broken in and is
!&#8212; trying to create a &#8220;hole&#8221; in their firewall.</span>
</em>
logging 131.1.23.11
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; The router logs all events to this
!&#8212; host, which in this case is the
!&#8212; &#8220;outside&#8221; or &#8220;translated&#8221; address of the system
!&#8212; administrator&#8217;s workstation.</span>
</em>
enable secret xxxxxxxxxxx
!
interface Ethernet 0
ip address 131.1.23.1 255.255.255.0
!
interface Serial 0
ip unnumbered ethernet 0
ip access-group 110 in
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Shields the PIX Firewall and the HTTP/FTP
!&#8212; server from attacks and guards
!&#8212; against spoofing attacks.</span>
</em>
!
access-list 110 deny ip 131.1.23.0 0.0.0.255 any log
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; RTRA and the PIX Firewall.
!&#8212; This is to prevent spoofing attacks.</span>
</em>
access-list 110 deny ip any host 131.1.23.2 log
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Prevents direct attacks against the
!&#8212; outside interface of the PIX Firewall and
!&#8212; logs any attempts to connect to the
!&#8212; outside interface of the PIX to the syslog server.</span>
</em>
access-list 110 permit tcp any 131.1.23.0 0.0.0.255 established
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits packets which are part
!&#8212; of an established TCP session.</span>
</em>
access-list 110 permit tcp any host 131.1.23.3 eq ftp
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Allows FTP connections into the FTP/HTTP server.</span>
</em>
access-list 110 permit tcp any host 131.1.23.3 eq ftp-data
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Allows ftp-data connections into the FTP/HTTP server.</span>
</em>
access-list 110 permit tcp any host 131.1.23.3 eq www
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Allows HTTP connections into the FTP/HTTP server.</span>
</em>
access-list 110 deny ip any host 131.1.23.3 log
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Disallows all other connections to
!&#8212; the FTP/HTTP server, and logs any attempt
!&#8212; to connect this server to the syslog server.</span>
</em>
access-list 110 permit ip any 131.1.23.0 0.0.0.255
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits other traffic destined to the
!&#8212; network between the PIX Firewall and RTRA.</span>
</em>
!
line vty 0 4
login
password xxxxxxxxxx
access-class 10 in
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Restricts Telnet access to the router
!&#8212; to those IP addresses listed in
!&#8212; access list 10.</span>
</em>
!
access-list 10 permit ip 131.1.23.11
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits only the workstation of the administrator
!&#8212; to Telnet into the router. This
!&#8212; access list may need to be changed to permit
!&#8212; access from the Internet for
!&#8212; maintenance, but should contain as few
!&#8212; entries as possible.</span>
</em></pre>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Catatan:</strong> RTRB adalah router pertahanan bagian dalam. RTRB adalah garis pertahanan terakhir dalam firewall anda, dan merupakan pintu masuk ke dalam jaringan internal anda.</p>
<p><a name="t3"> </a></p>
<table border="1" cellspacing="1" cellpadding="3" width="60%">
<tbody>
<tr>
<th>RTRB</th>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#080a14">
<pre>logging trap debugging
logging 10.14.8.50
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Log all activity on this router to the
!&#8212; syslog server on the administrator&#8217;s
!&#8212; workstation, including configuration changes.</span>
</em>
!
interface Ethernet 0
ip address 10.10.254.2 255.255.255.0
no ip proxy-arp
ip access-group 110 in
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Prevents inside and outside addresses
!&#8212; from mingling; guards against attacks
!&#8212; launched from the PIX Firewall or the
!&#8212; SMTP server as much as possible.</span>
</em>
!
access-list 110 permit udp host 10.10.250.5 0.0.0.255
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits syslog messages destined
!&#8212; to the administrator&#8217;s workstation.</span>
</em>
access-list 110 deny ip host 10.10.254.1 any log
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Denies any other packets sourced
!&#8212; from the PIX Firewall.</span>
</em>
access-list 110 permit tcp host 10.10.254.3 10.0.0.0 0.255.255.255 eq smtp
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits SMTP mail connections from the
!&#8212; mail host to internal mail servers.</span>
</em>
access-list 110 deny ip host 10.10.254.3 10.0.0.0 0.255.255.255
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Denies all other traffic sourced
!&#8212; from the mail server.</span>
</em>
access-list 110 deny ip 10.10.250.0 0.0.0.255 any
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Prevents spoofing of trusted addresses
!&#8212; on the internal network.</span>
</em>
access-list 110 permit ip 10.10.254.0 0.0.0.255 10.10.250.0 0.255.255.255
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits all other traffic sourced from
!&#8212; the network between the PIX Firewall and RTRB.</span>
</em>
!
line vty 0 4
login
password xxxxxxxxxx
access-class 10 in
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Restricts Telnet access to the router
!&#8212; to those IP addresses listed in
!&#8212; access list 10.</span>
</em>
!
access-list 10 permit ip 10.14.8.50
<em>
<span style="color: #0000ff;">!&#8212; Permits only the workstation of the administrator
!&#8212; to Telnet into the router. This
!&#8212; access list may need to be changed to permit
!&#8212; access from the Internet for
!&#8212; maintenance, but should contain as few entries as possible.

!&#8212; A static route or routing protocol must be utilized
!&#8212; to make the router aware of network 10.14.8.x (which is
!&#8212; inside the corporate network). This is because
!&#8212; it is not a directly connected network.

</span>
</em></pre>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>======</p>
<p><strong>KONSEP</strong></p>
<p>Tujuan dari Firewall adalah untuk mencegah masuknya trafik yang tidak diinginkan (unauthorized/illegal) ke dalam jaringan anda bersamaan dengan trafik yang anda inginkan (authorized/legal). Hal ini akan menjadi lebih mudah dimulai dengan menganalisa dan membreakdown objek objek yang penting kemudian mempertimbangkan bagaimana membuat pertahanan dari kriminal/hacker yang selalu mengintai untuk memasuki jaringan anda. Misal seorang kriminal mengincar server anda yang berisi informasi penting dan bisa dijual ke kompetitor anda. Dia mulai mempelajari server anda, misal alamat server anda 10.10.250.100</p>
<p>Sang kriminal menemukan beberapa masalah serius: alamat IP server anda tidak bisa dicapai melalui Internet, jadi tidak ada satupun organisasi yang mengirimkan paket ke alamat network 10. Hal ini menyebabkan sang kriminal mencari tahu alamat ip berapa yang digunakan untuk mentranslate ip ini ke internet. Asumsikan bahwa sang kriminal tidak dapat menemukan cara untuk memasuki/menyerang server anda secara langsung dari internet, kemudian mencari akal dengan jalan masuk ke jaringan dan menyerang server dari dalam jaringan anda.</p>
<p>Rintangan pertama yang ditemuinya adalah &#8220;demilitarized zone&#8221; (DMZ), pada diagram diatas adalah antara RTRA dan PIX Firewall. Sang kriminal mencoba melewati/memasuki RTRA, tetapi router telah dikonfigurasi hanya menerima koneksi dari workstation sang admin, dan memblock paket yang berasal dari DMZ itu sendiri. Jika sang kriminal bisa masuk ke RTRA, dia hanya menemukan bahwa dirinya sedang berhadapan dengan PIX Firewal itu sendiri - dia tidak akan bisa masuk ke jaringan anda, dan dia tetap tidak bisa menyerang/masuk ke host/server anda.</p>
<p>Sang kriminal bisa mencoba dengan mematahkan FTP/HTTP server, yang memiliki satu kemungkinan untuk dicoba. Host ini harus benar-benar aman dari jenis serangan seperti ini. Jika sang kriminal bisa mematahkan FTP/HTTP dan masuk ke server, dia masih belum berada pada posisi untuk menyerang server secara langsung yang meiliki data-data sensitive, tapi dia berada pada posisi bisa menyerang PIX Firewall secara langsung. Dalam kasus ini, segala aktivitas kriminal seharusnya di LOG (menyimpan syslog pada server) oleh sang admin, sehingga bisa memberikan peringatan/alert akan keberadaan seorang penyusup/kriminal.</p>
<p>Jika attacker (sang kriminal) sukses mematahkan outer DMZ, kurang lebih dia sudah berada pada posisi untuk menyerang PIX Firewall, jadi target selanjutnya adalah inner DMZ. Dia bisa mencapai inner DMZ dengan menyerang PIX Firewall atau menyerang RTRB, yang telah diprogram hanya menerima Telnet session dari PC sang admin saja. Sekali lagi, usaha attacker tsb utk mematahkan inner DMZ telah di LOG baik di PIX Firewall maupun di RTRB, jadi system administrator seharusnya menerima beberapa pesan peringatan &#8220;Warning&#8221; dan bisa menghentikan serangan sebelum attacker bisa masuk ke titik rawan / server yang berisi data-data sensitive.</p>
<p>Konsepnya adalah buatlah pertahanan berlapis lapis bukan satu &#8220;super strong&#8221; firewall. Masing-masing bagian saling terhubung satu sama lain menjadi sebuah struktur Firewall yang sangat kuat, cukup flexible untuk melewatkan trafik yang anda inginkan, dan juga memiliki system alert/peringatan (alarms &amp; early warning systems)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=253</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc Wireless LAN (peer-to-peer)</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=252</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=252#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 11:04:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<category><![CDATA[Wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[
Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.
Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.

Dibutuhkan &#8220;wireless network card&#8221;  pada masing-masing komputer.
Masuk ke &#8220;network card properties&#8221; dan set SSID dengan nama tertentu (unique). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/06/Wlan_adhoc.png" alt="Ad-Hoc Wireless LAN" width="260" height="127" /></p>
<p>Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.</p>
<p>Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.</p>
<ol>
<li>Dibutuhkan &#8220;wireless network card&#8221;  pada masing-masing komputer.</li>
<li>Masuk ke &#8220;network card properties&#8221; dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.</li>
<li>Masuk ke &#8220;network card properties&#8221; dan set &#8220;channel&#8221; untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.</li>
<li>Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP  pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).</li>
<li>Set &#8220;network card&#8221; pada mode &#8220;ad-hoc&#8221;, bukan &#8220;infrastructure&#8221;.</li>
</ol>
<p>Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc anda sudah bisa berjalan normal.<span id="more-252"></span></p>
<p>Misal, salah satu PC anda terhubung ke internet, dan PC satu lagi ingin ikut/numpang dalam mengakses internet, anda bisa mengaktifkan fungsi <a title="Internet Connection Sharing" href="http://mudji.net/ICS.zip" target="_blank">Internet Connection Sharing (ICS)</a> pada OS Windows, berikut tahapannya:</p>
<ol>
<li>Aktifkan &#8220;ICS&#8221; pada PC yang memiliki koneksi internet. Catat alamat IP PC ini, yang akan menjadi komputer &#8220;host&#8221;.</li>
<li>Set &#8220;default gateway&#8221; &#8220;network card&#8221; pada PC yang kedua ke alamat IP komputer &#8220;host&#8221; (refer ke No.1).</li>
<li>Set &#8220;DNS server&#8221; untuk PC yang kedua dengan alamat IP DNS dari ISP anda.</li>
</ol>
<p>Perlu diingat bahwa dengan &#8220;Internet Connection Sharing&#8221; (ICS) via ad-hoc wireless LAN, komputer &#8220;host&#8221; harus selalu &#8220;ON&#8221;, jika anda ingin PC kedua bisa mengakses internet.</p>
<p>Tahapan Test Koneksi untuk PC Windows :</p>
<ol>
<li>Klik Start.</li>
<li>Klik Run.</li>
<li>Ketik &#8220;cmd&#8221;.</li>
<li>Ketik &#8220;ping x.x.x.x&#8221;, dimana x.x.x.x adalah alamat IP dari salah satu PC.</li>
<li>Jika &#8220;ping is successful&#8221;, maka jaringan anda sudah UP dan anda memiliki &#8220;full connectivity&#8221;</li>
</ol>
<p>Selamat mencoba dan berkarya&#8230;</p>
<p>Salam &#8230;Peaceeee</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=252</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Desain dan konfigurasi VoIP dan Data pada Jaringan Frame Relay</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=244</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=244#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 11:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>

		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Desain dan konfigurasi VoIP dapat dibuat dalam berbagai skenario, bergantung pada perangkat apa yang akan kita gunakan. Berikut contoh konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point menggunakan Cisco Router.

Untuk desain jaringan VoIP, di dalam perangkat Cisco router A dan B harus dirancang sebaik mungkin Alamat IP, subnet mask, serta nomor extension pesawat telepon. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Desain dan konfigurasi VoIP dapat dibuat dalam berbagai skenario, bergantung pada perangkat apa yang akan kita gunakan. Berikut contoh konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point menggunakan Cisco Router.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar11.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-247" title="konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point" src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar11.jpg" alt="konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point " width="500" height="263" /></a></p>
<p>Untuk desain jaringan VoIP, di dalam perangkat Cisco router A dan B harus dirancang sebaik mungkin Alamat IP, subnet mask, serta nomor extension pesawat telepon. Seperti tabel di bawah ini:</p>
<p><strong>Site A</strong></p>
<blockquote><p><strong>Router A:</strong><br />
Network IP LAN	172.21.1.0<br />
Subnet Mask	255.255.255.0<br />
Alamat IP WAN	10.1.1.5<br />
Subnet Mask	255.255.255.252</p>
<p><strong>PC-A</strong><br />
Alamat IP    172.21.1.2<br />
Subnet Mask    255.255.255.0<br />
Default Gateway    172.21.1.1<span id="more-244"></span></p></blockquote>
<p><strong>Site B</strong></p>
<blockquote><p><strong></strong><strong>Router B</strong><br />
Network IP LAN    192.168.1.0<br />
Subnet Mask    255.255.255.0<br />
Alamat IP WAN    10.1.1.6<br />
Subnet Mask    255.255.255.252</p>
<p><strong>PC-B</strong><br />
Alamat IP    192.168.1.2<br />
Subnet Mask    255.255.255.0<br />
Default Gateway    192.168.1.1</p></blockquote>
<p><strong>Penomoran Extension Pesawat Telepon</strong></p>
<blockquote><p><strong></strong><strong>Site A</strong><br />
Voice-Port 2/0    100</p>
<p><strong>Site B</strong><br />
Voice-Port 2/0    101</p></blockquote>
<p>Port voice dalam router berperan melakukan emulasi koneksi telephony fisikal sehingga panggilan-panggilan voice beserta signaling dapat terkirim ke tujuan melalui jaringan. Agar komunikasi dapat berjalan dengan baik, hardware voice yang terpasang di perangkat router harus tepat, serta mengkonfigurasi port yang terhubung ke perangkat-perangkat telephony(handset, PABX, dll). Dengan demikian, perangkat dapat saling mengerti beberapa informasi signaling yang diterima dari jaringan Frame Relay. Berikut ilustrasi contoh instalasi port voice:</p>
<p>Sebuah port voice menghubungkan pesawat telepon ke WAN (Wide Area Network) melewati router.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-246" title="Sebuah port voice menghubungkan pesawat telepon ke WAN " src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar2.jpg" alt="Sebuah port voice menghubungkan pesawat telepon ke WAN " width="500" height="93" /></a></p>
<p>Dua telepon dikoneksikan melewati WAN untuk memberikan toll bypass</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-248" title="Dua telepon dapat berkomunikasi melalui WAN (Frame Relay)" src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar3.jpg" alt="Dua telepon dapat berkomunikasi melalui WAN (Frame Relay)" width="500" height="52" /></a></p>
<p>Sebelum mengonfigurasi VoIP pada Cisco router, terlebih dahulu mengetahui gambaran urutan panggilan VoIP. Berikut ini merupakan urutan panggilan VoIP:</p>
<ol>
<li>Pemanggil mengangkat handset, memberi isyarat kondisi off-hook ke layer aplikasi signaling VoIP.</li>
<li>Sesi layer aplikasi VoIP membuka nada dial (dial tone) dan menunggu pemanggil untuk melakukan dialing ke tujuan.</li>
<li>Saat pemanggil melakukan dialing sebuah nomor, digit dial diakumulasi dan disimpan oleh aplikasi session.</li>
<li>Setelah digit tertentu terakumulasi sehingga sesuai dengan pola address tujuan, nomor telepon tersebut dipetakan ke sebuah IP host. IP host tersebut memiliki hubungan koneksi langsung ke nomor telepon tujuan.</li>
<li>Aplikasi session selanjutnya membentuk transmisi dan channel penerimaan untuk masing-masing arah jaringan IP.</li>
<li>Coder-decoder (codec) diaktifkan untuk kedua ujung koneksi, dan percakapan diproses menggunakan RTP/UDP/IP. Berbagai sinyal voice dikompres, dipaketkan ke bentuk paket-paket, lalu ditransportasikan melalui jaringan.</li>
<li>Signaling yang dapat dideteksi oleh port voice setelah setup panggilan lengkap, kemudian dibawa melalui jaringan IP.</li>
</ol>
<p>Dalam suatu jaringan Private atau jaringan perusahaan, direkomendasikan menggunakan IP Private, agar tidak konflik di kemudian hari apabila jaringan ini diintegrasikan dengan Internet Public. Kelompok IP private adalah sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Kelas A    10.0.0.0-10.255.255.255<br />
Kelas B    172.16.0.0-172.31.255.255<br />
Kelas C    192.168.0.0-192.168.255.255</p></blockquote>
<p>Banyak type router Cisco yang bisa digunakan untuk VoIP dengan syarat mempunyai minimum fitur IOS IP Plus dan port Voice, baik fixed maupun modular. Type router cisco yang memiliki port voice modular antara lain seri 1700, 2600, 3600, dst.<br />
Dalam desain ini digunakan 2 buah tipe router Cisco seri 1700 type 1760.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-249" title="Gambar fisik router Cisco seri 1760" src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar4.jpg" alt="Gambar fisik router Cisco seri 1760" width="492" height="123" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Gambar fisik router Cisco seri 1760</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-250" title="Diagram router Cisco seri 1760" src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/04/gambar5.jpg" alt="Diagram router Cisco seri 1760" width="500" height="185" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Diagram router Cisco seri 1760</p>
<h3 style="margin: 0in 0in 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Konfigurasi </span><span style="font-size: 10pt; font-family: ">VoIP </span><span style="font-size: 10pt; font-family: ">pada Cisco Router</span></h3>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Konfigurasi <span class="IsiTeksAsingChar"><span style="font-family: ">router</span></span> Cisco seri 1760 dapat dilakukan dengan menggunakan <span class="IsiTeksAsingChar"><span style="font-family: ">command-line</span></span>, yang dihubungkan ke dalam <span class="IsiTeksAsingChar"><span style="font-family: ">port console</span></span>. Berikut merupakan beberapa perintah esensial untuk melakukan konfigurasi awal terhadap <span class="IsiTeksAsingChar"><span style="font-family: ">router </span></span>yang digunakan sebagai infrastruktur jaringan <span class="IsiTeksAsingChar"><span style="font-family: ">VoIP</span></span>:</span></p>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "> </span></p>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>1.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Konfigurasi nama <span class="IsiTeksAsingChar">host</span> <span class="IsiTeksAsingChar">router</span>, dengan menggunakan perintah:</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 0.2in;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 359.35pt; height: 0.2in;" width="479" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">router(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">hostname</span> <span style="color: red;">&lt;text&gt;</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>2.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Konfigurasi <span class="IsiTeksAsingChar">password</span> demi alasan keamanan, dengan menggunakan perintah:</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; width: 359.35pt; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="479">
<tbody>
<tr style="height: 0.2in;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 359.35pt; height: 0.2in;" width="479" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">router(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">enable</span> <span style="color: green;">password</span> <span style="color: red;">&lt;text&gt;</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; line-height: normal;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>3.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting Frame Relay pada Interface Serial 0/0</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; width: 364.55pt; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="486">
<tbody>
<tr style="height: 35.3pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 364.55pt; height: 35.3pt;" width="486" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">int</span> <span style="color: red;">s0/0</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-if)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">encapsulation</span> <span style="color: red;">Frame Relay</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-if)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">exit</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>4.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting alamat IP pada Sub-Interface Serial 0/0.20</span><span> dan voice compression</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; width: 387.9pt; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="517">
<tbody>
<tr style="height: 46.2pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 387.9pt; height: 46.2pt;" width="517" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">int</span> <span style="color: red;">s0/0.20</span> <span style="color: red;">point-to-point</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-subif)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">Description</span> <span style="color: red;">Link-For-Voip</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-subif)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">ip</span> <span style="color: green;">address</span> <span style="color: red;">10.1.1.5 255.255.255.252</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">RouterA(config-subif)#   <strong><span style="color: red;">frame-relay ip rtp header-compression</span></strong></span><tt></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>5.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting DLCI pada Sub-Interface Serial 0/0.20</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 0.2in;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 366.1pt; height: 0.2in;" width="488" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-subif)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">Frame-Relay</span> <span style="color: green;">Interface-DLCI</span> <strong><span style="color: red;">20</span></strong></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>6.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting Alamat IP pada FastEthernet 0/0</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; width: 366.1pt; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="488">
<tbody>
<tr style="height: 34.5pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 366.1pt; height: 34.5pt;" width="488" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">int</span> <span style="color: red;">f0/0</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-if)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">ip</span> <span style="color: green;">address</span> <span style="color: red;">172.21.1.1 255.255.255.0</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>7.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting untuk membuka port Telnet </span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 23.25pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 366.85pt; height: 23.25pt;" width="489" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">config</span> <span style="color: green;">t</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-line)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">line</span> <span style="color: green;">vty</span> <strong><span style="color: red;">0 4</span></strong></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>8.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting Password untuk Telnet</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 36.05pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 366.85pt; height: 36.05pt;" width="489" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-line)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">password</span> <span style="color: red;">cisco</span> <span style="color: blue;">routerA(config-line)</span>#<span style="color: green;">login</span> <span style="color: blue;">routerA(config-line)</span>#(<span style="color: green;">press Ctrl+Z</span>)</span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>9.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Menyimpan konfigurasi ke dalam memori NVRAM (<span class="IsiTeksAsingChar">non-volatile random access memory</span>):</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 0.2in;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 365.35pt; height: 0.2in;" width="487" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">write</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>10.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Konfigurasi routing stati</span><span>k</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 37.6pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 393.15pt; height: 37.6pt;" width="524" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">ip</span> <span style="color: green;">route</span> <span style="color: red;">192.168.1.0</span> <span style="color: red;">255.255.255.0</span> <strong><span style="color: red;">Serial0/0.20</span></strong></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>11.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Konfigurasi Plain-Old Telephone System (POTS) dan Nomor Extension terminal telepon</span><span> yang terkoneksi pada routerA.</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height: 48.05pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 367.6pt; height: 48.05pt;" width="490" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">dial-peer</span> <span style="color: green;">voice</span> <span style="color: red;">1</span> <span style="color: red;">POTS</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-dial-peer)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">destination</span> <span style="color: green;">pattern</span> <span style="color: red;">100</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-dial-peer)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">port</span> <span style="color: red;">2/0</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-dial-peer)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">description</span> <span style="color: red;">EXT-TELEPON</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>12.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting Routing VoIP</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; width: 371.55pt; margin-left: 73.45pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="495">
<tbody>
<tr style="height: 61.55pt;">
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 371.55pt; height: 61.55pt;" width="495" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">dial-peer</span> <span style="color: green;">voice</span> <span style="color: red;">2</span> <span style="color: red;">VoIP</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-dial-peer)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">destination</span> <span style="color: green;">pattern</span> <span style="color: red;">101</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-dial-peer)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">session</span> <span style="color: green;">target</span> <span style="color: red;">ipv4:10.1.1.6</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config-dial-peer)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">description</span> <span style="color: red;">ROUTING-VoIP</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 1in; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>13.<span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-family: "> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setting IP Host Table</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; margin-left: 77.4pt; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 4.5in;" width="432" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">routerA(config)</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">ip</span> <span style="color: green;">host</span> <span style="color: red;">RouterB</span> <span style="color: red;">10.1.1.6</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;">.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Konfigurasi dibawah ini merupakan konfigurasi lengkap VoIP dan data melalui jaringan <em>Frame Relay</em>:</span></p>
<blockquote><p><strong>Konfigurasi Router A</strong></p></blockquote>
<blockquote><p>Router#configure terminal<br />
Router(config)#hostname RouterA<br />
RouterA(config)#enable password cisco<br />
RouterA(config)#ip host RouterB 10.1.1.6</p>
<p>RouterA(config)#interface Fastethernet 0/0<br />
RouterA(config-if)#ip address 172.21.1.1 255.255.255.0<br />
RouterA(config-if)#description LAN-A<br />
RouterA(config-if)#exit</p>
<p>RouterA(config)#interface serial 0/0<br />
RouterA(config-if)#encapsulation Frame-Relay<br />
RouterA(config-if)#exit</p>
<p>RouterA(config)#interface serial 0/0.20 point-to-point<br />
RouterA(config-subif)#description link-for-VoIP+Data<br />
RouterA(config-subif)#ip address 10.1.1.5  255.255.255.252<br />
RouterA(config-subif)#frame relay interface-dlci 20<br />
RouterA(config-subif)#frame-relay ip rtp header-compression<br />
RouterA(config-subif)#Ctrl Z</p>
<p>RouterA#configure terminal<br />
RouterA(config)#line vty 0 4<br />
RouterA(config-line)#password  cisco<br />
RouterA(config-line)#login<br />
RouterA(config-line)#Ctrl Z</p>
<p>RouterA#configure terminal<br />
RouterA(config)#dial-peer voice 1 POTS<br />
RouterA(config-dial-peer)#destination pattern 100<br />
RouterA(config-dial-peer)#port 2/0<br />
RouterA(config-dial-peer)#description EXT-TELPON<br />
RouterA(config-dial-peer)#exit</p>
<p>RouterA(config)#dial-peer voice 2 VoIP<br />
RouterA(config-dial-peer)#destination pattern 101<br />
RouterA(config-dial-peer)#session target ipv4 : 10.1.1.6<br />
RouterA(config-dial-peer)#description ROUTING-VoIP<br />
RouterA(config-dial-peer)#exit</p>
<p>RouterA(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 Serial0/0.20<br />
RouterA#write</p>
<p><strong><br />
Konfigurasi RouterB</strong></p></blockquote>
<blockquote><p>Router#configure terminal<br />
Router(config)#hostname RouterB<br />
RouterB(config)#enable password cisco<br />
RouterB(config)#frame-relay switching<br />
RouterB(config)#ip host RouterA 10.1.1.5</p>
<p>RouterB(config)#interface Fastethernet 0/0<br />
RouterB(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0<br />
RouterB(config-if)#description LAN-B<br />
RouterB(config-if)#exit</p>
<p>RouterB(config)#interface serial 0/0<br />
RouterB(config-if)#clock rate 512000<br />
RouterB(config-if)#encapsulation Frame-Relay<br />
RouterB(config-if)#frame relay intf-type DCE<br />
RouterB(config-if)#exit</p>
<p>RouterB(config)#interface serial 0/0.20 point-to-point<br />
RouterB(config-subif)#description link-for-VoIP+Data<br />
RouterB(config-subif)#ip address 10.1.1.6  255.255.255.252<br />
RouterB(config-subif)#frame-relay interface-dlci 20<br />
RouterB(config-subif)#frame-relay ip rtp header-compression<br />
RouterB(config-subif)#exit</p>
<p>RouterB(config)#dial-peer voice 1 POTS<br />
RouterB(config-dial-peer)#destination pattern 101<br />
RouterB(config-dial-peer)#port 2/0<br />
RouterB(config-dial-peer)#description EXT-TELPON<br />
RouterB(config-dial-peer)#exit</p>
<p>RouterB(config)#dial-peer voice 2 VoIP<br />
RouterB(config-dial-peer)#destination pattern 100<br />
RouterB(config-dial-peer)#session target ipv4 : 10.1.1.5<br />
RouterB(config-dial-peer)#description ROUTING-VoIP<br />
RouterB(config-dial-peer)#exit</p>
<p>RouterB(config)#ip route 172.21.1.0 255.255.255.0 Serial0/0.20</p>
<p>RouterB(config)#line vty 0 4<br />
RouterB(config-line)#password  cisco<br />
RouterB(config-line)#login<br />
RouterB(config-line)#Ctrl Z<br />
RouterB#write</p></blockquote>
<h4 style="margin: 0in 0in 0.0001pt; line-height: normal;"><span> </span></h4>
<h4 style="margin: 0in 0in 0.0001pt; line-height: normal;"><span lang="IN"><br />
</span></h4>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;">
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;">.</p>
<p class="IsiTeks" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-indent: 0.5in; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Untuk melihat hasil konfigurasi diatas, menggunakan perintah </span><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Show Running-configuration</span><span style="font-size: 10pt; font-family: "> pada router cisco.</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; background: #e6e6e6 none repeat scroll 0%; width: 351pt; margin-left: 0.7in; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="468">
<tbody>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 351pt;" width="468" valign="top">
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">RouterA</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">show</span> <span style="color: green;">running</span>-<span style="color: red;">config</span></span></tt></p>
<p class="IsiTeksDalamTabel" style="margin: 0in 0in 0.0001pt; text-align: left;" align="left"><tt><span style="font-size: 10pt; color: blue;">RouterB</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt;">#<span style="color: green;">show</span> <span style="color: green;">running</span>-<span style="color: red;">config</span></span></tt></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Berikut Hasil </span><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Show Running-Configuration</span><span style="font-size: 10pt; font-family: "> pada RouterA dan RouterB</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border: medium none; border-collapse: collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<thead>
<tr style="page-break-inside: avoid;">
<td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 221.4pt;" width="295" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Router A</span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 221.4pt; border: 1pt 1pt 1pt medium solid solid solid none windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color;" width="295" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">Router B</span></p>
</td>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 221.4pt; border: medium 1pt 1pt none solid solid -moz-use-text-color windowtext windowtext;" width="295" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">hostname RouterA</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">enable password cisco</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">ip host RouterB 10.1.1.6</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">interface FastEthernet0/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>ip address 172.21.1.1 255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>speed auto</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">interface Serial0/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>encapsulation frame-relay</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">interface Serial0/0.20   point-to-point</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>description link-for-voip-data</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>ip address 10.1.1.5 255.255.255.252</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>frame-relay interface-dlci 20<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>frame-relay ip rtp header-compression</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">ip classless</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">ip route 192.168.1.0 255.255.255.0   Serial0/0.20</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">voice-port 2/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">voice-port 2/1</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">dial-peer voice 1 pots</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>description EXT-TELPON</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>destination-pattern 100</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>port 2/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">dial-peer voice 2 voip</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>description ROUTING-VOIP</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>destination-pattern 101</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>session target ipv4:10.1.1.6</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">line con 0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">line aux 0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">line vty 0 4</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>password cisco</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>login</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">End</span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 221.4pt; border: medium 1pt 1pt medium none solid solid none -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color;" width="295" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">hostname RouterB</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">enable password cisco</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">ip host RouterA 10.1.1.5</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">frame-relay switching</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">interface FastEthernet0/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>ip address 192.168.1.1 255.255.255.0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>speed auto</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">interface Serial0/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>encapsulation frame-relay</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>clock rate 512000</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>frame-relay intf-type dce</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">interface Serial0/0.20   point-to-point</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>description link-for-voip-data</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>ip address 10.1.1.6 255.255.255.252</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>frame-relay interface-dlci 20<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>frame-relay ip rtp header-compression</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">ip classless</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">ip route 172.21.1.0 255.255.255.0   Serial0/0.20</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">voice-port 2/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">voice-port 2/1</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">dial-peer voice 1 pots</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>description EXT-TELPON</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>destination-pattern 101</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>port 2/0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">dial-peer voice 2 voip</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>description ROUTING-VOIP</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>destination-pattern 100</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>session target ipv4:10.1.1.5</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">line con 0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">line aux 0</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">line vty 0 4</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>password cisco</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: "><span> </span>login</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: ">end</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=244</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dust is My Bed</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=242</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=242#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 14:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Al-Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/UtEycDsVfS0&#038;hl=en"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/UtEycDsVfS0&#038;hl=en" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=242</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Zikir Setiap Saat</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=230</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=230#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 06:16:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Al-Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Ketenteraman hati orang-orang yang beriman serta pembalasan bagi mereka

Ar Ra&#8217;d, Surat 13, Ayat 28:
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
===========================
KEHARUSAN MENGINGAT ALLAH

Al Ahzab, Surat 33, Ayat 41:
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.
========================================

Al A&#8217;raaf, Surat 7, Ayat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ketenteraman hati orang-orang yang beriman serta pembalasan bagi mereka<br />
</em><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/arrad-28.PNG" title="Ar Raâ€™d (13): 28" alt="Ar Raâ€™d (13): 28" align="bottom" /></p>
<p><strong>Ar Ra&#8217;d, Surat 13, Ayat 28:</strong><br />
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.</p>
<p>===========================<br />
<em>KEHARUSAN MENGINGAT ALLAH</em><br />
<img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/al-ahzab-41.PNG" title="Al Ahzab(33): 41" alt="Al Ahzab(33): 41" align="bottom" /></p>
<p><strong>Al Ahzab, Surat 33, Ayat 41:</strong><br />
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.</p>
<p>========================================</p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/al-araaf-205.PNG" title="Al Aâ€™raaf(7): 205" alt="Al Aâ€™raaf(7): 205" align="bottom" /></p>
<p><strong>Al A&#8217;raaf, Surat 7, Ayat 205</strong><br />
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.<span id="more-230"></span></p>
<p>==========================</p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/ali-imran-191.PNG" title="Ali â€˜Imran(3): 191" alt="Ali â€˜Imran(3): 191" align="bottom" /></p>
<p><strong>Ali &#8216;Imran, Surat 3, Ayat 191:</strong><br />
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): &#8220;Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.</p>
<p>=============================</p>
<p><img src="http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/03/an-nisa-103.PNG" title="An Nisaâ€™(4) : 103" alt="An Nisaâ€™(4) : 103" align="bottom" /></p>
<p><strong>An Nisa&#8217;, Surat 4, Ayat 103:</strong><br />
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.</p>
<blockquote><p><a href="http://mudji.net/press/?p=213" title="Zikir - Menangkal Panah-Panah Setan"><strong>Zikir sebelumnya</strong></a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=230</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Administrative Distance (AD) pada Routing IP</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=229</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=229#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 06:21:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Routing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Pada umumnya protocol routing mempunyai struktur metric dan algoritma yang berbeda dengan protocol yang lain. Pada jaringan yang memiliki beberapa routing protocol, pertukaran informasi routing dan kemampuan untuk memilih jalur terbaik sangatlah penting.
Administrative distance (AD) adalah fitur yang dimiliki oleh router untuk memilih jalur terbaik ketika terdapat dua atau lebih jalur menuju tujuan yang sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada umumnya protocol routing mempunyai struktur metric dan algoritma yang berbeda dengan protocol yang lain. Pada jaringan yang memiliki beberapa routing protocol, pertukaran informasi routing dan kemampuan untuk memilih jalur terbaik sangatlah penting.</p>
<p>Administrative distance (AD) adalah fitur yang dimiliki oleh router untuk memilih jalur terbaik ketika terdapat dua atau lebih jalur menuju tujuan yang sama dari dua routing protocol yang berbeda. Administrative distance menyatakan &#8220;reliability&#8221; dari sebuah routing protocol. Tiap routing protocol diprioritaskan terhadap yang lain dengan bantuan besaran/nilai Administrative Distance (AD).</p>
<p><strong>Pemilihan Jalur Tebaik [The Best Path]</strong><br />
Administrative distance adalah kriteria pertama yang digunakan oleh router untuk menentukan routing protocol yang harus dijalankan, jika terdapat dua routing protocol yang menyediakan jalur untuk tujuan yang sama. AD adalah sebuah ukuran &#8220;trustworthiness&#8221; dari source of routing information. AD hanya mempunyai local significance, dan tidak melakukan advertise dalam routing update.<span id="more-229"></span></p>
<p>Nilai AD yang lebih kecil, lebih dipercaya/reliable. Contoh, Jika sebuah router menerima informasi tentang jalur menuju jaringan tertentu dari Open Shortest Path First (OSPF) (default administrative distance - 110) dan Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) (default administrative distance - 100), Router akan memilih IGRP karena IGRP lebih dipercaya/reliable karena memiliki AD yang lebih kecil dibandingkan OSPF.<br />
Jika source address untuk IGRP hilang atau tidak dikenal, maka router akan memilih/menjalankan routing OSPF sampai IGRP aktif kembali.</p>
<p>Tabel Nilai Default Administrative Distance (AD) pada Router Cisco:</p>
<p><span class="content"></span></p>
<table bgcolor="#fff000" border="1" cellpadding="3" cellspacing="1" height="354" width="606">
<tr>
<th bgcolor="#000000">Route Source</th>
<th bgcolor="#000000">Default Distance Values</th>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Connected interface</td>
<td bgcolor="#000000">0</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Static route</td>
<td bgcolor="#000000">1</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) summary 				route</td>
<td bgcolor="#000000">5</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">External Border Gateway Protocol (BGP)</td>
<td bgcolor="#000000">20</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Internal EIGRP</td>
<td bgcolor="#000000">90</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">IGRP</td>
<td bgcolor="#000000">100</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">OSPF</td>
<td bgcolor="#000000">110</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Intermediate System-to-Intermediate System 				(IS-IS)</td>
<td bgcolor="#000000">115</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Routing Information Protocol (RIP)</td>
<td bgcolor="#000000">120</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Exterior Gateway Protocol (EGP)</td>
<td bgcolor="#000000">140</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">On Demand Routing (ODR)</td>
<td bgcolor="#000000">160</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">External EIGRP</td>
<td bgcolor="#000000">170</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Internal BGP</td>
<td bgcolor="#000000">200</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#000000">Unknown*</td>
<td bgcolor="#000000">255</td>
</tr>
</table>
<p>* Jika administrative distance 255, artinya router tidak mengenali source, sehingga route/jalur tidak akan diinstall/disimpan dalam table routing.</p>
<p>Jika anda menggunakan &#8220;route redistribution&#8221;, anda harus memodifikasi administrative distance dari Routing Protocol yang digunakan sehingga bisa melakukan prioritas. Contoh, anda ingin router memilih protocol RIP (AD 120) daripada IGRP (AD 100) ke tujuan yang sama. Anda harus memperbesar administrative distance untuk IGRP lebih dari 120, atau menurunkan administrative distance RIP lebih kecil dari 100.</p>
<p>Anda juga bisa memodifikasi administrative distance dengan menggunakan &#8220;distance command&#8221; pada &#8220;routing process subconfiguration mode&#8221;. Command ini menunjukkan bahwa &#8220;administrative distance&#8221; diterapkan pada &#8220;route/jalur&#8221; yang digunakan oleh &#8220;routing protocol&#8221; tertentu. Anda harus menggunakan prosedur  ini ketika melakukan migrasi jaringan dari satu &#8220;routing protocol&#8221; tertentu ke &#8220;routing protocol&#8221; yang lain, dan route/jalur yang dipilih paling akhir adalah  yang mempunyai nilai &#8220;administrative distance&#8221; terbesar. Perubahan administrative distance bisa menyebabkan &#8220;routing loops&#8221; dan &#8220;black holes&#8221;. Jadi, harap berhati-hati jika anda ingin merubah administrative distance.</p>
<p>Berikut contoh 2 routers, R1 &amp; R2, yang terhubung via Ethernet. Interface Loopback melakukan &#8220;advertise&#8221; RIP dan IGRP pada kedua router. Terlihat bahwa IGRP lebih disukai (preferred) daripada RIP pada tabel routing karena administrative distance-nya 100.</p>
<p><span class="content"></span></p>
<blockquote>
<pre>R1#<strong>show ip route</strong>

Gateway of last resort is not set

172.16.0.0/24 is subnetted, 1 subnets
C 172.16.1.0 is directly connected, Ethernet0
I 10.0.0.0/8 [100/1600] via 172.16.1.200, 00:00:01, Ethernet0
C 192.168.1.0/24 is directly connected, Loopback0

R2#<strong>show ip route</strong>

Gateway of last resort is not set

172.16.0.0/24 is subnetted, 1 subnets
C 172.16.1.0 is directly connected, Ethernet0
C 10.0.0.0/8 is directly connected, Loopback0
I 192.168.1.0/24 [100/1600] via 172.16.1.100, 00:00:33,</pre>
</blockquote>
<p>Agar router R1 lebih memilih RIP daripada IGRP, ubah <strong>distance</strong> seperti dibawah ini:</p>
<p><span class="content"></span></p>
<blockquote>
<pre>R1(config)#<strong>router rip</strong>
R1(config-router)#<strong>distance 90</strong></pre>
</blockquote>
<p>Sekarang lihat pada routing tabel. Router lebih memilih RIP. Router melihat RIP dengan AD 90, walaupun defaultnya 120. Catatan, bahwa nilai baru AD hanya untuk router proses dari single router (dalam hal ini R1). R2 masih memiliki IGRP dalam routing tabelnya.</p>
<p><span class="content"></span></p>
<blockquote>
<pre>R1#<strong>show ip route</strong>

Gateway of last resort is not set

172.16.0.0/24 is subnetted, 1 subnets
C 172.16.1.0 is directly connected, Ethernet0
R 10.0.0.0/8 [90/1] via 172.16.1.200, 00:00:16, Ethernet0
C 192.168.1.0/24 is directly connected, Loopback0

R2#<strong>show ip route</strong>

Gateway of last resort is not set

172.16.0.0/24 is subnetted, 1 subnets
C 172.16.1.0 is directly connected, Ethernet0
C 10.0.0.0/8 is directly connected, Loopback0
I 192.168.1.0/24 [100/1600] via 172.16.1.100, 00:00:33,</pre>
</blockquote>
<p>Tidak ada panduan secara umum merubah AD, karena kebutuhan setiap jaringan berbeda dan bervariasi. Anda harus menentukan matrix AD yang sesuai untuk jaringan secara keseluruhan.</p>
<p><strong>Penerapan lain Administrative Distance</strong></p>
<p>Salah satu alasan merubah nilai administrative distance adalah ketika anda menggunakan Routing Static untuk membackup routing lain seperti IGP. Hal ini digunakan untuk mengaktifkan link backup ketika primay link down/fail.</p>
<p>Contoh, anda menggunakan routing tabel R1. Dalam hal ini terdapat line ISDN yang berfungsi sebagai backup jika link utama/primary down/fail. Berikut contoh &#8220;Floating Static&#8221; untuk rute ini:</p>
<p><span class="content"></span></p>
<blockquote>
<pre>ip route 10.0.0.0 255.0.0.0 Dialer 1 250
<em>
<font color="#0000ff">!&#8212; <strong>Note:</strong> The Administrative Distance is set to 250.</font> </em></pre>
</blockquote>
<p>Jika interface Ethernet down/fail, atau secara manual dijatuhkan (shutdown) pada interface Ethernet, &#8220;floating static route&#8221; segera beraksi dalam tabel routing. Semua traffic yang menuju network 10.0.0.0/8 selanjutnya akan melalui interface Dialer 1 sebagai link backup. Berikut tabel routing setelah primary link down:</p>
<p><span class="content"></span></p>
<blockquote>
<pre>R1#<strong>show ip route</strong>
Gateway of last resort is not set
172.16.0.0/24 is subnetted, 1 subnets
C 172.16.1.0 is directly connected, Ethernet0
S 10.0.0.0/8 is directly connected, Dialer1
C 192.168.1.0/24 is directly connected, Loopback0</pre>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=229</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konfigurasi VLAN di Catalyst Switch dan Router Cisco</title>
		<link>http://mudji.net/press/?p=227</link>
		<comments>http://mudji.net/press/?p=227#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 06:28:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cisco]]></category>

		<category><![CDATA[LAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudji.net/press/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[
Langkah-langkah di Catalyst Switch 1924:
Switch#config t
Switch(config)#vlan 10
Switch(config)#vlan 20
Switch(config)#interface e0/1
Switch(config-fi)#vlan-membership static 10
Switch(config-if)#interface e0/2
Switch(config-if)#vlan-membership static 10
Switch(config-if)#interface e0/4
Switch(config-if)#vlan-membership static 20
Switch(config-if)#interface e0/5
Switch(config-if)#vlan-membership static 20
Switch(config-if)#interface fastethernet0/26
Switch(config-if)#Trunk On
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#ip default gateway 10.1.1.1
Switch(config)# ip add 10.1.1.2 255.255.255.0

Langkah-langkah di Router ICT:
Router-ICT(config)#interface f0/0
Router-ICT(config-if)#description Terhubung ke Switch
Router-ICT(config-if)#exit
Router-ICT(config)#interface f0/0.1
Router-ICT(config-subif)#ip address 10.1.1.1 255.255.255.0
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 1
Router-ICT(config-subif)#exit
Router-ICT(config)#interface fastethernet0/0.10
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 10
Router-ICT(config-subif)#ip address 10.22.77.130 255.255.255.0
Router-ICT(config-subif)#exit
Router-ICT(config)#interface fastethernet0/0.20
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 20
Router-ICT(config-subif)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.0
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2008/01/vlan-image.gif' alt='Gambar Topology VLAN' /></p>
<p><strong>Langkah-langkah di Catalyst Switch 1924:</strong><br />
Switch#config t<br />
Switch(config)#vlan 10<br />
Switch(config)#vlan 20<br />
Switch(config)#interface e0/1<br />
Switch(config-fi)#vlan-membership static 10<br />
Switch(config-if)#interface e0/2<br />
Switch(config-if)#vlan-membership static 10<br />
Switch(config-if)#interface e0/4<br />
Switch(config-if)#vlan-membership static 20<br />
Switch(config-if)#interface e0/5<br />
Switch(config-if)#vlan-membership static 20<br />
Switch(config-if)#interface fastethernet0/26<br />
Switch(config-if)#Trunk On<br />
Switch(config-if)#exit<br />
Switch(config)#ip default gateway 10.1.1.1<br />
Switch(config)# ip add 10.1.1.2 255.255.255.0</p>
<p><span id="more-227"></span><br />
<strong>Langkah-langkah di Router ICT:</strong><br />
Router-ICT(config)#interface f0/0<br />
Router-ICT(config-if)#description Terhubung ke Switch<br />
Router-ICT(config-if)#exit<br />
Router-ICT(config)#interface f0/0.1<br />
Router-ICT(config-subif)#ip address 10.1.1.1 255.255.255.0<br />
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 1<br />
Router-ICT(config-subif)#exit<br />
Router-ICT(config)#interface fastethernet0/0.10<br />
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 10<br />
Router-ICT(config-subif)#ip address 10.22.77.130 255.255.255.0<br />
Router-ICT(config-subif)#exit<br />
Router-ICT(config)#interface fastethernet0/0.20<br />
Router-ICT(config-subif)#encapsulation ISL 20<br />
Router-ICT(config-subif)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.0</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudji.net/press/?feed=rss2&amp;p=227</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
