{"id":283,"date":"2013-08-31T21:11:05","date_gmt":"2013-08-31T18:11:05","guid":{"rendered":"http:\/\/mudji.net\/press\/?p=283"},"modified":"2020-06-16T21:13:18","modified_gmt":"2020-06-16T17:13:18","slug":"tauhid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mudji.net\/press\/?p=283","title":{"rendered":"Tauhid"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Tauhid adalah Hal yang sangat penting. Ia merupakan asas tegaknya agama. Muatan utama ayat-ayat al-Qur\u2019an dan misi pokok dakwah seluruh para nabi dan rasul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Allah\u00a0<em>ta\u2019ala<\/em>\u00a0berfirman (yang artinya), \u201c<em>Sungguh telah Kami utus kepada setiap umat seorang rasul yang mengajak: Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut<\/em>.\u201d (QS. An-Nahl: 36)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebuah materi dakwah yang tidak akan lekang oleh zaman dan terus dibutuhkan oleh siapa saja; orang miskin maupun orang kaya, orang tua maupun anak muda, penduduk kota maupun penduduk desa, pejabat maupun rakyat jelata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Allah\u00a0<em>ta\u2019ala<\/em>\u00a0berfirman (yang artinya), \u201cDan ingatlah ketika Luqman memberikan nasehat kepada anaknya: Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya\u00a0syirik\u00a0adalah kezaliman yang sangat besar.\u201d (QS. Luqman: 13)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari \u2018Itban bin Malik\u00a0<em>radhiyallahu\u2019anhu<\/em>, Rasulullah\u00a0<em>shallallahu \u2018alaihi wa sallam<\/em>\u00a0bersabda, \u201cSesungguhnya Allah mengharamkan api neraka kepada orang yang mengucapkan laa ilaha illallah dengan ikhlas karena ingin mencari wajah Allah.\u201d (HR. Bukhari dalam\u00a0<em>Kitab ash-Sholah<\/em>\u00a0[425] dan Muslim dalam\u00a0<em>Kitab al-Iman\u00a0<\/em>[33])<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam suatu kesempatan ceramah, Syaikh Walid Saifun Nashr\u00a0<em>hafizhahullah<\/em>\u00a0-salah seorang murid Syaikh al-Albani\u00a0<em>rahimahullah<\/em>&#8211; menasehatkan kepada kita untuk selalu memperhatikan masalah tauhid dan tidak menyepelekannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Beliau berkata:<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah paling besar yang diperhatikan ulama salaf apa? Bukan amalan anggota badan, akan tetapi [amalan] hati dan ikhlas dalam beramal\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu, Yusuf bin al-Husain -salah seorang salaf- berkata, \u201cSesuatu yang paling sulit di dunia ini adalah ikhlas\u2026Betapa sering aku berusaha menyingkirkan riya\u2019 dari dalam hatiku, tetapi seolah-olah ia muncul kembali di dalamnya dengan warna yang berbeda.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah, ia mempermainkan hati, terkadang ia berpaling ke kanan atau ke kiri. Sehingga sulit menggapai keikhlasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sahl bin Abdullah berkata, \u201cTidak ada sesuatu yang lebih berat bagi jiwa (nafsu) daripada ikhlas. Sebab di dalamnya hawa nafsu tidak mendapat jatah sedikitpun.\u201d Senang dipuji, suka disanjung\u2026 Hawa nafsu memang menyimpan banyak keinginan (ambisi)\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu, Imam Ahmad\u00a0<em>rahimahullah<\/em>\u00a0berkata, \u201cSyarat -memurnikan- niat itu sangatlah berat.\u201d Semoga Allah merahmati beliau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sufyan ats-Tsauri berkata, \u201cTidaklah aku menyembuhkan sesuatu yang lebih susah daripada niatku\u2026 Karena ia sering berbolak-balik.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh sebab itu semestinya bagi saudara-saudara kami, saya menasehati diri saya sendiri dan juga mereka untuk terus melazimi tauhid, bersemangat di dalamnya, dan terus-menerus berdoa kepada Allah agar mereka tetap istiqomah di atasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hendaknya mereka memohon kepada Allah\u00a0<em>jalla wa \u2018ala<\/em>\u00a0supaya Allah membantu mereka untuk bisa teguh di atas tauhid, dan memberikan taufik kepada mereka untuk itu\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah ini bukan masalah sepele, saudara-saudara sekalian\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Beliau juga menjelaskan:<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manusia, bisa jadi mereka adalah orang yang tidak mengerti tauhid -secara global maupun terperinci- maka orang semacam ini jelas wajib untuk mempelajarinya\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atau bisa jadi mereka adalah orang yang mengerti tauhid secara global tapi tidak secara rinci\u2026 maka orang semacam ini wajib belajar rinciannya\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atau bisa jadi mereka adalah orang yang telah mengetahui tauhid secara global dan terperinci\u2026 maka mereka pun tetap butuh untuk senantiasa diingatkan tentang tauhid\u2026serta terus mempelajarinya dan tidak berhenti darinya\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan berdalih dengan perkataan, \u201cSaya \u2018kan sudah menyelesaikan Kitab Tauhid.\u201d atau mengatakan, \u201cSaya sudah menuntaskan pembahasan masalah tauhid.\u201d atau berkata, \u201cIsu seputar tauhid sudah habis. Sehingga kita pindah saja kepada isu yang lain.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak demikian\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebab, tauhid tidaklah ditinggalkan menuju selainnya\u2026tetapi tauhid harus senantiasa dibawa beserta yang lainnya. Kebutuhan kita terhadap tauhid lebih besar daripada kebutuhan kita terhadap air dan udara\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Beliau juga menegaskan:<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi,\u00a0tauhid\u00a0adalah misi dakwah seluruh rasul dan nabi. Ini adalah\u00a0manhaj\u00a0dakwah yang tidak berubah.. Dan kita pun tidak boleh merubahnya, dengan alasan apapun. Semisal, kita katakan, \u201cDemi menyesuaikan dengan tuntutan zaman, dsb.\u201d yang dengan alasan semacam itu kita merubah titik tolak dakwah dan mengganti\u00a0manhaj\u00a0dakwah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Atau mengatakan bahwa semestinya sekarang dakwah kita mulai dengan masalah\u00a0akhlak, atau sebaiknya kita mulai dengan masalah ini atau itu\u2026 Tidaklah demikian. Tidaklah kita memulai dakwah kecuali dengan apa yang dimulai oleh para rasul\u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inilah dakwah para rasul dan para nabi yang semestinya kita -semua- menunaikan tugas [dakwah] ini dengan baik; yang seharusnya kita tetap hidup di atasnya dan mati di atasnya pula.\u00a0<em>Baarakallahu fiikum<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:<\/strong>\u00a0Video\u00a0<strong>al-I\u2019tisham bi as-Sunnah<\/strong>, al-sunna.net<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah cuplikan\u00a0nasehat ulama\u00a0yang bisa kami sajikan ke tengah pembaca sekalian. Semoga bisa menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah\u00a0<em>ta\u2019ala.\u00a0<\/em><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div>Penulis:\u00a0Abu Mushlih Ari Wahyudi<\/div>\n<div>Artikel\u00a0Muslim.Or.Id<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tauhid adalah Hal yang sangat penting. Ia merupakan asas tegaknya agama. Muatan utama ayat-ayat al-Qur\u2019an dan misi pokok dakwah seluruh para nabi dan rasul. Allah\u00a0ta\u2019ala\u00a0berfirman (yang artinya), \u201cSungguh telah Kami &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/283"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=283"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/283\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":384,"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/283\/revisions\/384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mudji.net\/press\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}