ALAMAT IP DAN SUBNETTING BAGI PEMULA

Ξ March 17th, 2010 | → 8 Comments | ∇ Cisco, Routing, Technology |

Kita akan coba membahas cara mengkonfigurasi IP routing pada sebuah router, bagaimana membagi-bagi alamat IP atau sering dikenal dengan SUBNETTING, dan bagaimana mengkonfigurasi alamat IP pada tiap-tiap interface router dengan sebuah subnet yang unik.

Sebelum melanjutkan ke materi, berikut istilah-istilah yang akan sering digunakan

  • Address—Nomor ID unik yang di set pada sebuah host atau interface pada sebuah jaringan.
  • Subnet— Porsi/blok IP yang merupakan bagian dari jaringan (network sharing).
  • Subnet mask—Kombinasi 32-bit, digunakan untuk mengilustrasikan porsi dari sebuah alamat yang merefer pada subnet dan bagian/porsi yang merefer pada host.
  • Interface—Sebuah koneksi jaringan (antarmuka).

Sebuah alamat IP adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah perangkat secara unik pada sebuah jaringan IP. Alamat IP terdiri dari 32 bit binary yang terdiri dari porsi network dan porsi host dengan bantuan dari sebuah “subnet mask”.  32 bit binary terbagi dalam 4 octet (1 octet = 8 bit). Masing-masing octet dikonversi menjadi ”decimal” dan dipisahkan dengan tanda titik (dot). Dengan demikian, sebuah alamat IP dinyatakan dalam format ”dotted decimal” (contoh, 172.16.81.100). Nilai dari masing-masing octet berkisar antara 0 sampai 255 dalam “decimal”, atau 00000000 - 11111111 dalam “binary”.

Berikut bagaimana ”octet binary” dikonversi ke ”decimal”: Bit paling kanan dari sebuah octet memiliki nilai 20. Bit disebelah kirinya memiliki nilai 21. dan seterusnya sampai bit paling kiri yang miliki nilai 27. Jadi jika semua bit bernilai 1, nilai ”decimal”-nya menjadi 255 sebagai berikut :

1 1 1 1 1 1 1 1
128 64 32 16 8 4 2 1 (128+64+32+16+8+4+2+1=255)

Berikut contoh sederhana konversi sebuah octect jika tidak semua bit bernilai 1.

0 1 0 0 0 0 0 1
0 64 0 0 0 0 0 1 (0+64+0+0+0+0+0+1=65)

Dan berikut contoh sebuah alamat IP dengan ”binary” dan “decimal”-nya.

10. 1. 23. 19 (decimal)
00001010.00000001.00010111.00010011 (binary)

Octet - octect ini dibagi-dibagi untuk menyediakan sebuah skema pengalamatan yang dapat mengakomodasi jaringan kecil maupun besar. Terdapat 5 kelas/class jaringan yang berbeda, yaitu class A sampai class E. Kita akan membahas hanya pengalamatan jaringan class A sampai C saja, sedangkan class D dan E diluar ruang lingkup pembahasan. (more…)

 

Pengantar TCP/IP

Ξ September 30th, 2008 | → 15 Comments | ∇ LAN, OSI, Technology, WAN |

TCP/IP ?
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh “Defense Advanced Research Projects Agency” (DARPA).

TCP/IP Internet

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol (aturan) yg memungkinkan kumpulan komputer dapat berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu network (jaringan). Selain Internet, TCP/IP juga dapat diterapkan pada jaringan LAN dan WAN.

Model Jaringan TCP/IP
Susunan Model jaringan TCP/IP sangat mirip dengan referensi model dari OSI pada “lower layer”, yaitu pada layer 1 “physical” dan layer 2 “data-link”. Berikut ilustrasi perbandingan model OSI dan TCP/IP (more…)

 

Tips Mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc Wireless LAN (peer-to-peer)

Ξ June 2nd, 2008 | → 53 Comments | ∇ Technology, Wireless |

Ad-Hoc Wireless LAN

Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.

Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.

  1. Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
  2. Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.
  3. Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.
  4. Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).
  5. Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.

Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc anda sudah bisa berjalan normal. (more…)

 

Desain dan konfigurasi VoIP dan Data pada Jaringan Frame Relay

Ξ April 26th, 2008 | → 27 Comments | ∇ Cisco, Technology |

Desain dan konfigurasi VoIP dapat dibuat dalam berbagai skenario, bergantung pada perangkat apa yang akan kita gunakan. Berikut contoh konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point menggunakan Cisco Router.

konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point

Untuk desain jaringan VoIP, di dalam perangkat Cisco router A dan B harus dirancang sebaik mungkin Alamat IP, subnet mask, serta nomor extension pesawat telepon. Seperti tabel di bawah ini:

Site A

Router A:
Network IP LAN 172.21.1.0
Subnet Mask 255.255.255.0
Alamat IP WAN 10.1.1.5
Subnet Mask 255.255.255.252

PC-A
Alamat IP 172.21.1.2
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 172.21.1.1

(more…)

 

IP Subnet Calculator

Ξ November 20th, 2007 | → 2 Comments | ∇ Cisco, LAN, MPLS, NAT, Routing, Security, Technology, WAN, Wireless |

Bagi para Netwokers atau pemula, ingin cepat menghitung subnet alamat IP , bisa menggunakan Software Berikut :
IP Subnet Culculator

 

Prosedur Upgrade Software IOS pada Router Cisco

Ξ November 2nd, 2007 | → 5 Comments | ∇ Cisco, Technology |

Terdapat beberapa protokol yang digunakan untuk meng”copy” IOS ke dalam Router Cisco. Yang paling banyak digunakan adalah TFTP., sementara lainnya adalah ftp, http, scp, dan rcp. Jika perlu, anda bisa meng”copy” IOS dari satu router ke router lain.

INSTALL TFTP-SERVER
Aplikasi server Trivial File Transfer Protocol (TFTP.) harus diinstall pada workstation/pc yang mempunyai protokol TCP/IP dan anda harus melakukan beberapa hal sebagai berikut :

1. Download TFTP-server. Banyak sekali pilihah aplikasi TFTP-server gratis. Anda dapat mencari melalui google.com, atau Cisco TFTP-Server 1.1 yang biasa saya gunakan.
2. Pastikan anda menggunakan aplikasi TFTP-Server bukan client.
3. Tentukan directory tempat anda menyimpan file software IOS Cisco, yang digunakan untuk transfer file.

KONEKSI CONSOLE KE ROUTER CISCO
Walaupun memungkinkan koneksi ke router melalui Telnet, Cisco merekomendasikan untuk melakukan koneksi secara langsung melalui port Console, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama upgrade, anda membutuhkan koneksi secara fisik, karena koneksi Telnet akan putus ketika router di”reboot” saat upgrade.
(more…)

 

Positioning MPLS

Ξ October 9th, 2007 | → 36 Comments | ∇ MPLS, Technology |

MPLS Diagram

Dokumen ini berisi komponen teknologi Multi-Protocol Label Switching (MPLS), fungsi-fungsinya dan ilustrasi nilai tambah bagi Service Provider.

MPLS pada mulanya ditargetkan untuk pelanggan Service Provider; tetapi saat ini perusahaan-perusahaan sudah mulai tertarik untuk penerapan teknologi ini. Dokumen ini dapat diterapkan untuk perusahaan besar yang memiliki jaringan seperti Service Provider pada area berikut ini :

  • - Size/ukuran besarnya jaringan
  • - Menawarkan “internal services” untuk department yang berbeda dalam perusahaan

MPLS komplimen dengan teknologi IP. MPLS di desain untuk membangkitkan kecerdasan yang berhubungan dengan IP Routing, dan Paradigma Switching yang berhubungan dengan Asynchronous Transfer Mode (ATM).

MPLS terdiri dari Control Plane dan Forwarding Plane. Control Plane membuat apa yang disebut “Forwarding Table”, sementara Forwarding Plane meneruskan paket ke interface tertentu (berdasarkan Forwarding Table).

Efisien desain dari MPLS adalah menggunakan Labels untuk membungkus/encapsulate paket IP. Sebuah Forwarding Table berisi list/mengurutkan Nilai-nalai Label (Label Values), yang masing-masing berhubungan dengan penentuan “outgoing interface” untuk setiap prefix network/jaringan.

(more…)

 

Password Recovery Procedure for the Cisco 1700, 2600, 3600, etc

Ξ June 4th, 2007 | → 16 Comments | ∇ Cisco, Technology |

This document describes the procedure for recovering enable password or enable secret passwords. These passwords are used to protect access to privileged EXEC and configuration modes. The enable password password can be recovered, but the enable secret password is encrypted and can only be replaced with a new password using the procedure below.

This password recovery procedure can also be used for the following products:

* Cisco 806
* Cisco 827
* Cisco uBR900
* Cisco 1003
* Cisco 1004
* Cisco 1005
* Cisco 1400
* Cisco 1600
* Cisco 1700
* Cisco 2600
* Cisco 3600
* Cisco 4500
* Cisco 4700
* Cisco AS5×00
* Cisco 6×00
* Cisco 7000 (RSP7000)
* Cisco 7100
* Cisco 7200
* Cisco 7500
* Cisco uBR7100
* Cisco uBR7200
* Cisco uBR10000
* Cisco 12000
* Cisco LS1010
* Catalyst 2948G-L3
* Catalyst 4840G
* Catalyst 4908G-L3
* Catalyst 5500 (RSM)
* Catalyst 8510-CSR
* Catalyst 8510-MSR
* Catalyst 8540-CSR
* Catalyst 8540-MSR
* Cisco MC3810
* Cisco NI-2
* Cisco VG200 Analog Gateway
* Route Processor Module

Step-by-Step Procedure
(more…)

 

Password Recovery Procedure for the Cisco 2000 & 2500

Ξ June 4th, 2007 | → 0 Comments | ∇ Cisco, Technology |

This section provides an example of the password recovery procedure. This example uses a Cisco 2500 Series Router.

Router>enable
Password:
Password:
Password:
% Bad secrets
Router>show version

Cisco Internetwork Operating System Software

IOS ™ 2500 Software (C2500-JS-L), Version 12.2(24a)
RELEASE SOFTWARE (fc3)

Copyright (c) 1986-2004 by cisco Systems, Inc.
Compiled Fri 28-May-04 19:30 by pwade

Image text-base: 0×0306C4E0, data-base: 0×00001000

ROM: System Bootstrap, Version 11.0(10c), RELEASE SOFTWARE
BOOTFLASH: 3000 Bootstrap Software (IGS-BOOT-R), Version 11.0(10c),
RELEASE SOFTWARE (fc1)Router uptime is 5 minutes
System returned to ROM by power-on
System image file is “flash:/c2500-js-l.122-24a.bin”

cisco 2500 (68030) processor (revision D) with 14336K/2048K bytes of memory.

Processor board ID 02315272, with hardware revision 00000000

Bridging software.

X.25 software, Version 3.0.0.

SuperLAT software (copyright 1990 by Meridian Technology Corp).

TN3270 Emulation software.

1 Ethernet/IEEE 802.3 interface(s)

1 Token Ring/IEEE 802.5 interface(s)

2 Serial network interface(s)

32K bytes of non-volatile configuration memory.

16384K bytes of processor board System flash (Read ONLY)

Configuration register is 0×2102

!— This is the current value of the configuration register.

Router>

!— The router was just power cycled and during bootup
!— break sequence is sent to the router (CTRL+Break).

(more…)

 

Next Page »