Nexus 7K vPC Overview

Ξ November 1st, 2012 | → 0 Comments | ∇ Technology |

vPC Overview

A virtual port channel (vPC) allows links that are physically connected to two different Cisco Nexus 7000 Series devices to appear as a single port channel by a third device (see Figure 7-1). The third device can be a switch, server, or any other networking device that supports port channels. A vPC can provide Layer 2 multipathing, which allows you to create redundancy and increase bisectional bandwidth by enabling multiple parallel paths between nodes and allowing load balancing traffic.

Figure 7-1 vPC Architecture

(more…)

 

CARA MENGKONFIGURASI OUTLOOK

Ξ June 20th, 2012 | → 0 Comments | ∇ Technology |

Outlook 2007

  1. In Outlook 2007, from the Tools menu, select Account Settings. (more…)

 

MEMODIFIKASI SSH PORT PADA CISCO ROUTER

Ξ September 8th, 2011 | → 5 Comments | ∇ Technology |

Sebagai contoh kita diperintahkan untuk mengkonfigurasi Router1 supaya bisa diakses via SSH menggunakan port 2009.

Seperti kita ketahui, SSH menggunakan tcp port 22. Jadi bagaimana kita bisa merubah/memodifikasi tcp port pada R1 agar bisa terkoneksi via SSH?  Berikut cara mengkonfigurasi SSH hanya di R1. Fitur ini disebut dengan SSH rotary.

Pertama-tama kita harus men-generate RSA key pair pada router dengan perintah crypto key generate rsa. Tapi sebelumnya kita harus mengkonfigurasi hostname dan domain-name server pada router tersebut:

router(config)# hostname R1
R1(config)# ip domain name cisco.com
R1(config)# crypto key generate rsa
The name for the keys will be: R1.cisco.com
Choose the size of the key modulus in the range of 360 to 2048 for your
  General Purpose Keys. Choosing a key modulus greater than 512 may take
  a few minutes.
How many bits in the modulus [512]: 1024
% Generating 1024 bit RSA keys, keys will be non-exportable...[OK]

Setelah “RSA key pair” berhasil dibuat, kemudian diperlukan user dan password yang harus dikonfigurasi dan meletakkannya pada setting “line VTY” untuk bisa mengakses router tsb,  (more…)

 

ALAMAT IP DAN SUBNETTING BAGI PEMULA

Ξ March 17th, 2010 | → 16 Comments | ∇ Cisco, Routing, Technology |

Kita akan coba membahas cara mengkonfigurasi IP routing pada sebuah router, bagaimana membagi-bagi alamat IP atau sering dikenal dengan SUBNETTING, dan bagaimana mengkonfigurasi alamat IP pada tiap-tiap interface router dengan sebuah subnet yang unik.

Sebelum melanjutkan ke materi, berikut istilah-istilah yang akan sering digunakan

  • Address—Nomor ID unik yang di set pada sebuah host atau interface pada sebuah jaringan.
  • Subnet— Porsi/blok IP yang merupakan bagian dari jaringan (network sharing).
  • Subnet mask—Kombinasi 32-bit, digunakan untuk mengilustrasikan porsi dari sebuah alamat yang merefer pada subnet dan bagian/porsi yang merefer pada host.
  • Interface—Sebuah koneksi jaringan (antarmuka).

Sebuah alamat IP adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah perangkat secara unik pada sebuah jaringan IP. Alamat IP terdiri dari 32 bit binary yang terdiri dari porsi network dan porsi host dengan bantuan dari sebuah “subnet mask”.  32 bit binary terbagi dalam 4 octet (1 octet = 8 bit). Masing-masing octet dikonversi menjadi “decimal” dan dipisahkan dengan tanda titik (dot). Dengan demikian, sebuah alamat IP dinyatakan dalam format “dotted decimal” (contoh, 172.16.81.100). Nilai dari masing-masing octet berkisar antara 0 sampai 255 dalam “decimal”, atau 00000000 – 11111111 dalam “binary”.

Berikut bagaimana “octet binary” dikonversi ke “decimal”: Bit paling kanan dari sebuah octet memiliki nilai 20. Bit disebelah kirinya memiliki nilai 21. dan seterusnya sampai bit paling kiri yang miliki nilai 27. Jadi jika semua bit bernilai 1, nilai “decimal”-nya menjadi 255 sebagai berikut :

1 1 1 1 1 1 1 1
128 64 32 16 8 4 2 1 (128+64+32+16+8+4+2+1=255)

Berikut contoh sederhana konversi sebuah octect jika tidak semua bit bernilai 1.

0 1 0 0 0 0 0 1
0 64 0 0 0 0 0 1 (0+64+0+0+0+0+0+1=65)

Dan berikut contoh sebuah alamat IP dengan “binary” dan “decimal”-nya.

10. 1. 23. 19 (decimal)
00001010.00000001.00010111.00010011 (binary)

Octet – octect ini dibagi-dibagi untuk menyediakan sebuah skema pengalamatan yang dapat mengakomodasi jaringan kecil maupun besar. Terdapat 5 kelas/class jaringan yang berbeda, yaitu class A sampai class E. Kita akan membahas hanya pengalamatan jaringan class A sampai C saja, sedangkan class D dan E diluar ruang lingkup pembahasan. (more…)

 

Pengantar TCP/IP

Ξ September 30th, 2008 | → 21 Comments | ∇ LAN, OSI, Technology, WAN |

TCP/IP ?
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah protokol yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan oleh “Defense Advanced Research Projects Agency” (DARPA).

TCP/IP Internet

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol (aturan) yg memungkinkan kumpulan komputer dapat berkomunikasi dan bertukar data di dalam suatu network (jaringan). Selain Internet, TCP/IP juga dapat diterapkan pada jaringan LAN dan WAN.

Model Jaringan TCP/IP
Susunan Model jaringan TCP/IP sangat mirip dengan referensi model dari OSI pada “lower layer”, yaitu pada layer 1 “physical” dan layer 2 “data-link”. Berikut ilustrasi perbandingan model OSI dan TCP/IP (more…)

 

Tips Mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc Wireless LAN (peer-to-peer)

Ξ June 2nd, 2008 | → 72 Comments | ∇ Technology, Wireless |

Ad-Hoc Wireless LAN

Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.

Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.

  1. Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
  2. Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.
  3. Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.
  4. Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).
  5. Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.

Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc anda sudah bisa berjalan normal. (more…)

 

Desain dan konfigurasi VoIP dan Data pada Jaringan Frame Relay

Ξ April 26th, 2008 | → 31 Comments | ∇ Cisco, Technology |

Desain dan konfigurasi VoIP dapat dibuat dalam berbagai skenario, bergantung pada perangkat apa yang akan kita gunakan. Berikut contoh konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point menggunakan Cisco Router.

konfigurasi VoIP dan Data melalui Jaringan Frame Relay point-to-point

Untuk desain jaringan VoIP, di dalam perangkat Cisco router A dan B harus dirancang sebaik mungkin Alamat IP, subnet mask, serta nomor extension pesawat telepon. Seperti tabel di bawah ini:

Site A

Router A:
Network IP LAN 172.21.1.0
Subnet Mask 255.255.255.0
Alamat IP WAN 10.1.1.5
Subnet Mask 255.255.255.252

PC-A
Alamat IP 172.21.1.2
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 172.21.1.1 (more…)

 

IP Subnet Calculator

Ξ November 20th, 2007 | → 3 Comments | ∇ Cisco, LAN, MPLS, NAT, Routing, Security, Technology, WAN, Wireless |

Bagi para Netwokers atau pemula, ingin cepat menghitung subnet alamat IP , bisa menggunakan Software Berikut :
IP Subnet Culculator

 

Prosedur Upgrade Software IOS pada Router Cisco

Ξ November 2nd, 2007 | → 7 Comments | ∇ Cisco, Technology |

Terdapat beberapa protokol yang digunakan untuk meng”copy” IOS ke dalam Router Cisco. Yang paling banyak digunakan adalah TFTP., sementara lainnya adalah ftp, http, scp, dan rcp. Jika perlu, anda bisa meng”copy” IOS dari satu router ke router lain.

INSTALL TFTP-SERVER
Aplikasi server Trivial File Transfer Protocol (TFTP.) harus diinstall pada workstation/pc yang mempunyai protokol TCP/IP dan anda harus melakukan beberapa hal sebagai berikut :

1. Download TFTP-server. Banyak sekali pilihah aplikasi TFTP-server gratis. Anda dapat mencari melalui google.com, atau Cisco TFTP-Server 1.1 yang biasa saya gunakan.
2. Pastikan anda menggunakan aplikasi TFTP-Server bukan client.
3. Tentukan directory tempat anda menyimpan file software IOS Cisco, yang digunakan untuk transfer file.

KONEKSI CONSOLE KE ROUTER CISCO
Walaupun memungkinkan koneksi ke router melalui Telnet, Cisco merekomendasikan untuk melakukan koneksi secara langsung melalui port Console, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama upgrade, anda membutuhkan koneksi secara fisik, karena koneksi Telnet akan putus ketika router di”reboot” saat upgrade.
(more…)

 

Next Page »