PUASA-PUASA SUNNAT SEPANJANG TAHUN

Ξ December 10th, 2007 | → 13 Comments | ∇ Al-Islam, Tausyiah |

1. Puasa enam hari dalam bulan Syawal
Keutamaannya sangat besar sebagaimana sabda Nabi Muhammad s.a.w.: “Barang siapa berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa (sunnat) enam hari dalam bulan Syawal adalah seperti puasa selama setahun.” (H.R. Muslim)

Cara melakukannya yang terbaik (afdal) secara berturut-turut dan dimulai pada hari kedua bulan Syawal, tetapi boleh dan sah dengan tidak berturut-turut, misalnya sehari puasa dua hari tidak, kemudian puasa lagi, asalkan genap enam hari didalam bulan Syawal.

2. Puasa hari ‘Arafah (9 Zulhijjah)
Disunatkan kepada orang yang tidak melakukan ibadah haji, sebagaimana dijelaskan hadith dari Abi Qatadah r.a. ujarnya, Rasullullah s.a.w. telah ditanya oleh sahabat mengenai puasa hari ‘Arafah, sabda beliau SAW: “Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu dan tahun-tahun kemudiannya.” (H.R. Muslim dan al-Turmuzi)

Meneruskan hadith dari Abi Qatadah r.a. bahwa Rasullullah s.a.w. bersabda: “Puasa pada hari ‘Arafah itu menghapuskan dosa dua tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.” (H.R. Muslim)

3. Puasa pada bulan Muharram
Dari Abi Hurairah r.a., telah bersabda Rasullullah s.a.w.: “Seafdal-afdal puasa setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah yaitu bulan Muharram dan seafdal-afdal sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam.” (H.R. Muslim)

4. Puasa pada hari ‘Asyura (10 Muharram)
Dari Abi Qatadah r.a. bahwasanya Rasullullah s.a.w. telah ditanya mengenai puasa hari ‘Asyura (yakni hari ke-10 bulan Muharram) maka sabda Baginda s.a.w.: “Ia akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (H.R. Muslim)

5. Puasa hari Tasu’a (Tanggal 9 Muharram)
Ia disunatkan, namun Rasullullah s.a.w. belum sempat mengerjakannya, Baginda s.a.w. pernah bersabda: “Sesungguhnya jika aku hidup pada tahun depan, aku akan berpuasa pada 9 Muharram,.” (H.R. Muslim & Ahmad)

Sabda Nabi Muhammad s.a.w: “Berpuasalah pada hari ‘Asyura (10 Muharram) dan janganlah menyamai perbuatan orang Yahudi; oleh karena itu berpuasalah sehari sebelum dan sehari sesudahnya.” (H.R. Imam Ahmad)

6. Puasa bulan Sya’aban
Dari Usamah bin Zaid r.a., aku berkata: “Wahai Rasullullah, tidak saya lihat tuan berpuasa satu bulan pada bulan-bulan (dalam setahun selain Ramadhan) seperti tuan berpuasa pada bulan Sya’aban.” Sabda Rasullullah s.a.w.: “Bulan ini (yakni bulan Sya’aban) ialah bulan yang manusia lalai padanya antara Rajab dan Ramadhan, pada hal ia (yakni bulan Sya’aban) adalah bulan diangkat amalan kepada Tuhan seru sekelian alam, maka aku suka amalanku diangkat dan aku berpuasa.” (H.R An-Nasai)

Ummu Salamah r.a. berkata: “Tidak pernah aku lihat Rasullullah s.a.w. berpuasa dua bulan berturut-turut melainkan pada bulan Sya’aban dan Ramadhan.” (H.R al-Turmuzi)

7. Puasa pada hari Senin dan Kamis
Dari Abi Hurairah r.a. dari Rasullullah s.a.w.: “Diperlihatkan (kehadrat Allah s.w.t.) segala amalan itu pada hari Senin dan Kamis, saya suka ketika diperlihatkan amalan-amalanku itu sedang aku berpuasa.” (H.R al-Turmuzi)

Menurut riwayat Muslim diterima daripada Abu Qatadah, pernah ditanyakan kepada Rasullullah s.a.w. tentang puasa pada hari Senin, maka Baginda s.a.w. menjawab dengan sabdanya: Itulah hari yang padanya aku dilahirkan, padanya aku dibangkitkan menajdi Rasul dan padanya Al-Quran diturunkan kepadaku.” (Subul al-Salam)

8. Puasa tiga hari pada setiap bulan Hijriah
Diriwayatkan oleh Muslim daripada Abi Qatadah, bahawasanya Baginda Rasullullah s.a.w. bersabda: “Puasa tiga hari pada setiap bulan, Ramadhan ke Ramadhan itulah puasa sepanjang masa.”

Mengenai berpuasa tiga hari pada setiap bulan, ada beberapa pendapat Ulama. Antaranya dikatakan puasa tiga hari itu ialah puasa pada 13,14 dan 15. Inilah pendapat kebanyakkan Ulama, antara lain Umar, Ibnu Mas’ud, Abu Zar, al-Syafi’i, Abu Hanifah, Ahmad dan Ishaq.

Sementara al-Nakha’i berpendapat, puasa tiga hari pada akhir bulan.

9. Sehari Puasa Sehari Tidak Puasa
Hadith dari Abdullah bin ‘Amru ibnu al-‘As r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Telah sampai berita kepadaku bahwa anda berpuasa pada waktu siang dan berjaga (karena beribadah) waktu malam. Jangan buat demikian karena untuk jasadmu atas dirimu ada bagiannya, untuk matamu atas dirimu ada bagiannya dan untuk isterimu ada bagiannya. Puasalah dan berbukalah. Puasa tiga hari pada setiap bulan, maka dengan demikian anda mendapat pahala sepanjang tahun.” Aku berkata: ” Wahai Rasullullah, aku mempunyai kekuatan (keupayaan untuk berpuasa). Sabda Baginda Rasullullah s.a.w. “Maka berpuasalah seperti puasa Nabi Daud a.s. iaitu berpuasa sehari dan berbuka sehari.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abdullah bin ‘Amru ibnu al’As, telah bersabda Rasullullah sa.w.: “Puasa yang paling disukai oleh Allah s.w.t. ialah puasa Nabi Daud dan solat yang paling disukai Allah s.w.t. ialah solat Nabi Daud, baginda tidur separuh malam dan bangun beribadah sepertiga malam dan tidur seperempat malam dan baginda berpuasa sehari dan berbuka sehari.” (HR Bukhari dan Muslim)

 

13 Responses to ' PUASA-PUASA SUNNAT SEPANJANG TAHUN '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' PUASA-PUASA SUNNAT SEPANJANG TAHUN '.

  1. LieZMaya said,

    on February 18th, 2008 at 10:03 am

    haduh susah bener dech kalo mo ngikutin perintah Allah ada ajah alasannya 😀

  2. Fachrudin said,

    on March 8th, 2008 at 8:12 am

    Wah bagus neh … saya copy ya pak … 😀

  3. Dedik said,

    on April 16th, 2008 at 11:27 am

    Terima kasih sebelum dan sesudahnya
    Ini bagus banget buat saya yang pengen belajar puasa sunah
    Thank’s

  4. abdul said,

    on July 9th, 2008 at 5:02 pm

    ass… dari ulasan2 yang ada pd web anda, sangat membangun, org sperti saya. mohon ijin untuk ngopi, dan bila ada nasehat yang lain, mohon kirim ke email saya, mksih untuk ilmunya.

  5. mudji said,

    on August 8th, 2008 at 10:21 pm

    Wa’alaikum salam ww
    Silakan dicopy semua isi web ini..semoga dapat memberikan manfaat sebesar besarnya..amien..salam

  6. fitri amrita said,

    on December 1st, 2008 at 12:44 pm

    Aslmkm
    aku mau tanya ne ama kawan2… aku kn selain puasa arafh jugaberusaha puasa dr tgl 1-8 zulhijjah, tapi ada temanku bilang gak ada puasa di hari itu…
    kan aku jd bingung, soalnya dr kelg aku smua puasa r tgl 1 zulhijjah

    ada yg mau ngasi solusi gak????
    makasi ya
    wslm

  7. fiyyah said,

    on January 7th, 2009 at 1:27 am

    Salam. If you don’t mind I would like to copy paste your post into my blog. Tq

  8. mudji said,

    on January 7th, 2009 at 10:53 am

    Hi Fitri, diperbolehkan puasa mulai tanggal 1-9 Zulhijjah, sesuai fatwa berikut http://english.islamweb.net/ver2/Fatwa/ShowFatwa.php?lang=E&Id=87026&Option=FatwaId
    Tetapi dilarang berpuasa pada tanggal 10 Zulhijjah.
    Salam

  9. mudji said,

    on January 7th, 2009 at 10:54 am

    Hi fiyyah,
    You can copy and distribute to everyone, please..
    salam

  10. Adi said,

    on May 15th, 2009 at 6:35 am

    Wah bagus ni, saya ijin copy ya.
    Terima Kasih

  11. Adel ilhamdi said,

    on January 22nd, 2010 at 2:48 pm

    Insya Allah akan aku coba praktekan.

  12. ghazalie said,

    on November 11th, 2010 at 1:42 am

    assalam
    izin copas
    terimakasih atas ilmunya
    salam

  13. nia said,

    on April 25th, 2011 at 8:57 am

    thanks info nya…….

Leave a reply