Model Jaringan

Ξ May 21st, 2006 | → 5 Comments | ∇ OSI, Technology |

Pengantar Model Jaringan

Supaya komputer dapat mengirimkan informasi ke komputer lain, dan dapat menerima dan mengerti informasi, harus ada aturan atau standard untuk proses komunikasi tersebut. Standar ini meyakinkan kita bahwa beberapa jenis produk dan perangkat dapat berkomunikasi dengan perangkat lain yang berbeda melewati beberapa jaringan. Pembakuan standard ini disebut “MODEL”..
International Standards Organization (ISO) telah menciptakan model secara luas untuk industri, atau “framework”, untuk mendefinisikan aturan-aturan jaringan yang harus dilakukan untuk komunikasi yang handal. Model jaringan ini dibagi menjadi “Layer”, yang masing-masing layer mempunyai fungsi yang berbeda dalam proses komunikasi.
Berikut analogi untuk membantu memahami model layer :

Analogi Model Jaringan

Dalam analogi model jaringan berikut, jasa antar digunakan untuk representasi model jaringan. Tiap tahap dalam proses pengiriman paket dari Atlanta ke Toronto membutuhkan pekerjaan spesifik yang harus dilakukan pada level yang spesifik.

Jasa Kurir
courier_1a.GIF
Dhany di Atlanta memberitahu Donny di Toronto bahwa dia akan mengirim paket kepada Donny melalui jasa antar OSI. Donny di Toronto merespon , “Baik – Saya akan tunggu”.
courier_2a.GIF
Dhany mempersiapkan, menimbang beratnya dan biayanya dan menelpon jasa antar untuk mengambilnya.
courier_3.gif
Jasa antar OSI mengambil paket dari Dhany dan mengangkutnya dengan Truk.
courier_4.gif
Paket dipindahkan/ditransfer ke sebuah pesawat untuk pengiriman ke Toronto.
courier_5.gif
Pesawat tiba di Toronto, paket dibongkar muat, diseleksi dan dimasukkan truk yang akan mengantar ke tempat Donny.
courier_6.gif
Paket kemudian diantar ke tempat Donny dengan truk.
courier_7.gif
Donny memberitahu Dhany bahwa dia telah menerima paket darinya.

Mengapa Model Jaringan dibuat Layer?

Pada contoh jasa antar di atas, tiap tahap dalam proses pengiriman paket dari Atlanta ke Toronto membutuhkan pekerjaan spesifik pada level tertentu. Paket harus melalui beberapa tahap proses, transfer data dari satu mesin ke mesin lainnya dalam jaringan membutuhkan tahapan dan proses. Untuk menstandardkan proses, harus digunakan sebuah model yang menunjukkan bagaimana data dikirimkan, diseleksi, dibongkar muat, dan diantarkan ke tujuan.

Proses seperti ini disebut model jaringan. Keberadaan model jaringan untuk menyediakan sebuah “framework”, atau “blueprint”, untuk standard implementasi dan protokol yang digunakan oleh mesin dan perangkat untuk berkomunikasi. Proses dan pekerjaan dipisah ke dalam kelompok logika yang disebut Layer.

Manfaat Model Jaringan

Model Jaringan bermanfaat untuk desain, arsitektur dan implementasi jaringan, diantaranya:

  • Mengurangi kompleksitas, dengan proses pembagian dalam kelompok, atau layer, implementasi arsitektur jaringan menjadi lebih sederhana.
  • Menyediakan kesesuaian, keseuaian standard interface untuk “plug-and-play” dan integrasi antar multi-vendor.
  • Fasilitas modular – memungkinkan bongkar-pasang “swap” teknologi baru pada tiap layer dan arsitektur jaringan tetap terjaga.
  • Mempercepat evolusi Teknologi, Pengembang fokus pada satu layer sambil menjaga pengaruhnya pada layer yang lain.
  • Mudah dipelajari – pembagian proses ke dalam kelompok akan mengurangi kompleksitas dan memudahkan pemahaman.

Terdapat beberapa model jaringan yang diterapkan saat ini. Di sini hanya akan dibahas model OSI, yang juga sebagai referensi model TCP/IP.

 

5 Responses to ' Model Jaringan '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Model Jaringan '.

  1. rusmala said,

    on April 13th, 2008 at 10:21 am

    Ass…!
    Mas!!!
    kenalin nama ku arus mo minta saran
    saya kan di tempat kerja pake model jaringan
    workgrup dengan menggunakan banyak hub akhir2 ini aku dapat kendala dengan jaringan dan kalo PC DI KONEK KE HUB SEMUA PC YANG KONEK HANG…!
    Masalahnya adalah aku gak tau..! cuma kemaren ntuh saya nambah satu pc UNTUK KONEK KE NETWORK
    trus HUB NYA PORTNYA KURANG JADI SAYA TAMBAH TUH HUB DAN saya binggung untuk KONEKSI HUB KE HUB HARUS PAKE Type kabel apa ???? ada yang bisa bales gak???? tolong aku dari kota pandeglang BANTEN SELATAN (masih awam dengan networking pleass…!

  2. mudji said,

    on April 28th, 2008 at 8:27 am

    wa’salam ww rusmala,
    Hub ke Hub = Cross cable, silakan baca :
    http://mudji.net/press/?p=40

  3. abdee said,

    on May 26th, 2008 at 12:58 pm

    salam kenal mas..
    mau tanya nih
    saya kan punya warnet gak tau knapa baru2 ini dalam 1 jaringan ada 10pc dengan 1 server dan ada salah satu client yg sering hang
    kadang2 bareng semua pc client juga hang
    tapi kalo salah satu pc yg dicabut kabel LAN nya pc nya nggak hang cuma kalo pas kalo ditancep kable LAN nya aja
    kira2 apa ya masalahnya apakah virus??
    saya minta solusinya ya mas…
    thanks

  4. mudji said,

    on June 2nd, 2008 at 3:48 pm

    helo abdee,
    kemungkinan pc yang membuat hang itu ada virus jaringan, see : http://mudji.net/press/?p=20
    Silakan di scan pake antivirus atau di format biar lebih OK alias Clean.
    salam

  5. ademalsasa said,

    on October 22nd, 2009 at 5:42 pm

    Terima kasih mas Mudji! Salam kenal ya. Wah jarang sekali saya nemu posting kreatif semacam ini. Itu gambar dan skenarionya ngeracik sendiri ya? Selamat deh…

    Posting ini membantu tugas sekolah saya lho…oiya, kok masih saja ada orang yang kometar dengan menyingkat salam. Artinya jadi lain [dan sangat tidak sopan] tahu! Tolong ditindak ya mas…

Leave a reply