Konfigurasi Frame Relay dengan Cisco Router

Ξ August 31st, 2006 | → 78 Comments | ∇ Cisco, WAN |

Konfigurasi LAN di Head Office:

Network : 10.10.10.0
Subnet Mask : 255.255.255.0
Jumlah IP Host : 10.10.10.1 sd 10.10.10.254 (254 IP Addresses)
IP PC Server : 10.10.10.2
PC Client : 10.10.10.4 & 10.10.10.5
IP Ethernet Router : 10.10.10.1

Konfigurasi LAN Remote A/Branch Office:

Network : 10.10.11.0
Subnet Mask : 255.255.255.0
Jumlah IP Host : 10.10.11.1 sd 10.10.11.254 (254 IP Addresses)
PC Client : 10.10.11.2 & 10.10.11.4
IP Ethernet Router : 10.10.11.1

Konfigurasi LAN Remote B/Branch Office:

Network : 10.10.15.0
Subnet Mask : 255.255.255.0
Jumlah IP Host : 10.10.15.1 sd 10.10.15.254 (254 IP Addresses)
PC Client : 10.10.15.2 & 10.10.15.4
IP Ethernet Router : 10.10.15.1

Gambar Konfigurasi:

frame-relay.JPG

Konfigurasi Router Cisco Head Office

Konfigurasi Ethernet

RouterHQ#config term
RouterHQ(config)#interface fastethernet 0/0
RouterHQ(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0
RouterHQ(config-if)#speed auto
RouterHQ(config-if)#duplex auto
RouterHQ(config-if)#exit

Konfigurasi WAN Serial
Sub-interface for point-to-point connection

RouterHQ#config term
RouterHQ(config)#interface serial 0
RouterHQ(config-if)#encapsulation Frame Relay
RouterHQ(config-if)#Frame Relay LMI-type ansi

RouterHQ(config)#interface serial0.1 point-to-point
RouterHQ(config-subif)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.252
RouterHQ(config-subif)#frame-relay interface-dlci 50
(contoh jika koneksi ke remote A menggunakan DLCI 50)

RouterHQ(config)#interface serial0.2 point-to-point
RouterHQ(config-subif)#ip address 192.168.1.5 255.255.255.252
RouterHQ(config-subif)#frame-relay interface-dlci 100
(contoh jika koneksi ke remote B menggunakan DLCI 100)

Konfigurasi Routing Statik ke Remote A dan Remote B

RouterHQ(config)#ip route 10.10.11.0 255.255.255.0 s0.1
RouterHQ(config)#ip route 10.10.15.0 255.255.255.0 s0.2

=========================================

Konfigurasi Router Cisco Remote A

Konfigurasi Ethernet

RouterA#config term
RouterA#(config)#interface fastethernet 0/0
RouterA#(config-if)#ip address 10.10.11.1 25.255.255.0
RouterA#(config-if)#speed auto
RouterA#(config-if)#duplex auto
RouterA#(config-if)#exit

Konfigurasi WAN Serial
Sub-interface for point-to-point connection

RouterA(config)#interface serial 0
RouterA(config-if)#encapsulation Frame Relay
RouterA(config-if)#Frame Relay LMI-type ansi
RouterA(config-if)#exit
!
RouterA(config)#interface serial0.1 point-to-point
RouterA(config-subif)#ip address 192.168.1.2 255.255.255.252
RouterA(config-subif)#frame-relay interface-dlci 50

Routing Statik ke Head Office

RouterA(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 s0.1

=========================================

Konfigurasi Router Cisco Remote B

Konfigurasi Ethernet

Konfigurasi Ethernet

RouterB#config term
RouterB#(config)#interface fastethernet 0/0
RouterB#(config-if)#ip address 10.10.15.1 25.255.255.0
RouterB#(config-if)#speed auto
RouterB#(config-if)#duplex auto
RouterB#(config-if)#exit

Konfigurasi WAN Serial
Sub-interface for point-to-point connection

RouterB(config)#interface serial 0
RouterB(config-if)#encapsulation Frame Relay
RouterB(config-if)#Frame Relay LMI-type ansi
RouterB(config-if)#exit
!
RouterB(config)#interface serial0.1 point-to-point
RouterB(config-subif)#ip address 192.168.1.6 255.255.255.252
RouterB(config-subif)#frame-relay interface-dlci 100

Routing Statik ke Head Office
RouterB(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 s0.1

=========================================

Hasil Show Running Configuration

RouterHQ#sh running
!

inteface FastEthernet 0
ip address 10.10.10.1 25.255.255.0
speed auto
duplex auto

inteface serial 0
encapsulation Frame-Relay
Frame Relay LMI-type ansi

interface serial 0.1 point-to-point
ip address 192.168.1.1 255.255.255.252
frame-relay interface-DLCI 50

interface serial 0.2 point-to-point
ip address 192.168.1.5 255.255.255.252
frame-relay interface-DLCI 100

!

ip classless
ip route 10.10.11.0 255.255.255.0 s0.1
ip route 10.10.15.0 255.255.255.0 s0.2

RouterA#sh running
!

inteface FastEthernet 0
ip address 10.10.11.1 25.255.255.0
speed auto
duplex auto

inteface serial 0
encapsulation Frame-Relay
Frame Relay LMI-type ansi

interface serial 0.1 point-to-point
ip address 192.168.1.2 255.255.255.252
frame-relay interface-DLCI 50

!
ip classless
ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 s0.1

RouterB#sh running
!

inteface FastEthernet 0
ip address 10.10.15.1 25.255.255.0
speed auto
duplex auto

inteface serial 0
encapsulation Frame-Relay
Frame Relay LMI-type ansi

interface serial 0.1 point-to-point
ip address 192.168.1.6 255.255.255.252
frame-relay interface-DLCI 100

!
ip classless
ip route 10.10.10.0 255.255.255.0 s0.1

 

ALAMAT SITUS YANG BERHUBUNGAN:


78 Responses to ' Konfigurasi Frame Relay dengan Cisco Router '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Konfigurasi Frame Relay dengan Cisco Router '.

  1. ferdian said,

    on December 11th, 2006 at 3:20 am

    assalamu’alaikum wr.wb
    klo DLCI itu sendiri fungsi nya utk apa ya?
    apa untuk penamaan alokasi nya saja?atau ada fungsi lain nya?
    trus klo penjelasan tentang pembangian Ip bisa di jelasin dengan komplit ga?
    mohon penjelasan nya
    terima kasih

  2. Mudji said,

    on December 12th, 2006 at 5:48 am

    Wa’alaikum salam Wr. Wb.

    DLCI = Data Link Connection Identifier. Penomoran kanal pada Frame Relay untuk menetukan Rute di Jaringan.

    Total Penomoran pada jaringan sebanyak 1023 DLCI. Dan dibagi menjadi 2 kategori :
    1. Untuk Management & Control, menggunakan DLCI 0-15 & 1008 – 1023
    2. Untuk Pengiriman Data, menggunakan DLCI 16 – 1007.

    Untuk jaringan Private/LAN atau LAN kantor ke LAN kantor yang lain via WAN. Direkomendasikan menggunakan IP Private.
    IP Private adalah sebagai berikut :
    1. 10.X.X.X
    2. 172.16.X.X s.d 172.31.X.X
    3. 192.168.X.X

    X = 0 s/d 255

  3. ika said,

    on January 11th, 2007 at 3:03 pm

    misalkan IP addressnya 255.180.97.137. Trus…255 itu apa namanya? disebut apa? 180 disebut apa? 97 itu disebut apa? dan yang 137 itu disebuta apa?

  4. Mudji said,

    on March 9th, 2007 at 3:51 pm

    Alamat IP diatas adalah alamat IP versi 4. tediri dari 32 Bit. Dalam penulisan 32 bit ini dibagi 4 bagian, yang dipisahkan dengan tanda titik (.), masing2 bagian yang dipisahkan oleh tanda titik disebut OCTET = 8 bits.
    Contoh : Alamat IP 2.3.4.5, sebenarnya dalam bentuk biner atau digital yang diproses oleh mesin/komputer adalah : 00000010.00000011.00000100.00000101.

    2 disebut OCTET pertama, 3 disebut Octet kedua, 4 disebut Octet ketiga dan 5 disebut Octet keempat.

    Jadi untuk pertanyaan anda :
    255=octet pertama,jika diterjemahkan dlm bits = 11111111
    180=octet kedua
    97 = octet ketiga
    137 = octet keempat

  5. Rahmat Faisal Tambunan said,

    on March 11th, 2007 at 5:29 pm

    Ass, wr wb.

    Mas Mudji Yth,

    Saya mau tanya, kalau kita mau bangun satu network end to end dan menggunakan FR apa bisa?, maksudnya tanpa menggunakan device lain. ujung ujung cukup menggunakan router.

    Terima-kasih.

    Wassalam.
    Rahmat Faisal Tambunan

  6. Mudji said,

    on March 17th, 2007 at 7:50 am

    wa’alaikum salam ww

    Mas Rahmat,
    1. Anda bisa membangun jaringan Frame Relay dengan menyewa leased line (kabel). Yang dipasang modem di masing2 ujungnya, dan dipasang router. Sehingga menjadikan point-to-point frame relay. Tetapi ini jarang dilakukan, karena untuk leased line point-to-point sebaiknya menggunakan HDLC atau PPP.
    2. Seperti contoh pada tulisan ini. Anda berlangganan ke provider jaringan Frame Relay. Di Provider terdapat perangkat-perangkat switching Frame Relay

    Semoga membantu..
    Thanks

  7. Heri said,

    on May 14th, 2007 at 2:22 am

    Salam kenal, mau tanya. Apakah dengan sistem jaringan yang menggunakan penomoran ip 10.10.x.x ini bisa menggunakan email server internal dengan asumsi dianggap sebagai satu buah jaringan internal yang besar dengan meletakkan mail server di kantor pusat tanpa ada akses ke email eksternal (via internet dengan domain publik)? Mohon penjelasannya bilamana saya ingin menggunakan mail server di pusat tapi bisa digunakan untuk semua pc di pusat dan di cabang.
    Terimakasih.

  8. Mudji said,

    on May 15th, 2007 at 8:56 am

    Salam kenal kembali,
    Tentu saja bisa. Anda bisa membuat jaringan seperti contoh diatas, dengan menjadikan PC Server di kantor pusat sebagai Mail Server.

    Selain Frame Relay anda bisa juga menggunakan IP VPN MPLS dengan cara berlangganan ke Network Provider utk menghubungkan kantor pusat dan kantor cabang.

    Selain itu, jika ada ingin Mail server bisa diakses dari Internet, tambahkan 1 lagi ethernet port ke arah ISP. Jadi Mail server anda mempunyai 2 port Ethernet dengan 1 port 10.X.X.X satu lagi IP Public.
    Atau bisa juga Mail server tetap menggunakan Ip 10.X.X.X kemudian dibuat NAT statik ke arah Internet, sehingga bisa diakses dari iNternet.

    Contoh IP server : 10.1.1.1 —>NAT—>IP Public/ISP

  9. Romora said,

    on June 7th, 2007 at 11:00 pm

    Yth,
    Saya mo nanya tentang comment anda tentang IP PVN MPLS,
    Apakah itu MPLS?
    Apakah itu bisa di terapkan di cisco router?
    Bagaimana cara konfigurasi MPLS?
    Apa bisa punya link tentang MPLS lainnya?

  10. Mudji said,

    on June 8th, 2007 at 7:30 am

    Apakah itu MPLS?
    #Silakan baca di http://mudji.net/press/?p=185

    Apakah itu bisa di terapkan di cisco router?
    #Bisa

    Bagaimana cara konfigurasi MPLS?
    #Banyak sekali parameter yang harus di set, tunggu tulisan berikutnya

    Apa bisa punya link tentang MPLS lainnya?
    #Sementara belum ada, mungkin bisa searching di google.com

  11. supri said,

    on June 19th, 2007 at 3:22 am

    Total Penomoran pada jaringan sebanyak 1023 DLCI. Dan dibagi menjadi 2 kategori :
    1. Untuk Management & Control, menggunakan DLCI 0-15 & 1008 – 1023
    2. Untuk Pengiriman Data, menggunakan DLCI 16 – 1007.

    Dari statement diatas saya mau nanya,
    1. berarti DLCI maximum sebuar provider frame relay = 1007 – 16 = 991 DLCI ??

    2. kalo sudah mencapai pelanggan 991 apa solusi provider tersebut??

  12. Mudji said,

    on June 20th, 2007 at 2:47 pm

    Pak Supri,
    1. Benar
    2. Klo suatu company sudah memiliki remote/branch office lebih dari 991, maka untuk menambah koneksi remote/branch office, harus dipasang lagi koneksi fisik dari provider ke router head-office dengan port baru di sisi provider dan port baru di sisi router head-office.

    Keterbatasan ini telah diakomodasi dengan teknologi terbaru yaitu MPLS

    thanks

  13. supri said,

    on June 25th, 2007 at 3:58 am

    Ooo Pantesan yah… FR Lintasarta harganya mahal banget. Tapi terus terang waktu saya jadi NOC di lintasarta lebih mudah troubleshoot FR dari pada MPLS.

  14. Mudji said,

    on July 4th, 2007 at 11:07 pm

    Dari sisi provider, memang troubleshooting MPLS lebih sulit dibandingkan dengan FrameRelay.

  15. syafik said,

    on July 25th, 2007 at 7:19 am

    ass wr wb.
    - saya mau tanya,sebenarnya apa yang dimaksud dengan frame relay itu?
    - gimana penerapan frame relay didalam suatu jaringan?
    - berpa datarate dari frame relay itu sendiri?

    terima kasih.

  16. Mudji said,

    on July 26th, 2007 at 12:35 am

    wa’alaikum salam ww
    Anda bisa baca di http://mudji.net/press/?p=111
    mengenai frame relay.
    kecepatan Frame Relay bisa sampai 2 Mega, bisa juga lebih, tergantung interface switching frame-relaynya.

  17. ami_jundi said,

    on October 16th, 2007 at 10:11 pm

    assalamu’alaikum
    mas tolong jelasin fungsi dari commandnya ya, terutama yang bagian frame relay maaf masih awam ..

  18. Mudji said,

    on October 17th, 2007 at 5:47 am

    wa’alaikum salam ww

    Mas Ami, command mana yang ingin diketahui, mohon diperjelas .

    Salam

  19. yono said,

    on November 18th, 2007 at 5:50 am

    mas saya sekarang sedang nge line internet saya bingung bagaimana cara membagi jaringan di lab saya ada 2 hub 2 server komputer , + – 10 client apakah komputer pc bisa digunakan sebagai pembagi jaringan ke server dan client kalo ada apa sistem operasinya? bagaimana gambar topologinya?trims banyak ya mas.

  20. Mudji said,

    on November 18th, 2007 at 10:14 pm

    Dear Yono,
    Cara membagi koneksi internet ke PC baik server maupun client, sebaiknya menggunakan router.
    Klo anda ingin menggunakan PC sebagai pembagi koneksi internet (PC Router) bisa dengan menggunakan sistem operasi Linux + Routing + IPtable.
    Hubungkan saja semua server dan client ke hub dengan cable Ethernet UTP straight dan berikan alokasi alamat IP-nya.
    Untuk internet sharing anda juga bisa baca di
    http://mudji.net/ICS.zip

  21. auly said,

    on December 4th, 2007 at 6:27 am

    pak mudji dikantor sy menggunakan speedy,rmh kontrakan sy dibelakangnya..pertanyaan saya adl : bisa ga, kl saya ikut nimbrung akses internet di kantor (speedy) dari rmh kontarakan sy?(krn sinyalnya nyampe rmh saya)..trus kl sy cuman seting IP, subnet, DNS dan proxy sama dengan komputer sy di kantor bisa g konek ke speedy kantor?atas jawabannya terima kasih banyak….

  22. Mudji said,

    on December 5th, 2007 at 6:08 pm

    Hi Auly,

    Bisa saja, asal sinyalnya cukup kuat dan anda bisa join network, jika wireless network di enkripsi dan anda tidak tahu code/key-nya, maka anda tidak bisa konek ke speedy di kantor anda.

  23. Auly said,

    on December 10th, 2007 at 5:19 am

    ooo..gitu..jd kl wireless network nya di “protect” sy harus minta ijin sm admin di kantor sy dulu y?oya satu lg pak..kl wireles network smcm di kantor sy (tulisan di “conection”-nya :( network conection (wi-fi) )..tu kira2 maksimal jangkauannya brp jauh y pak?atas jawabannya terima kasih banyak, matur suwun pak…

  24. Mudji said,

    on December 10th, 2007 at 8:16 pm

    Jangkauan jarak bermacam2 ada yang 100, 200, dan 300 meter, dst, bergantung merek dan type-nya.

    salam

  25. auly said,

    on December 11th, 2007 at 12:55 pm

    pak mudji mo nanya lg neh..ternyata sinyal yg sy dpt dr kantor lemah bgt.trs kt temen coba buat antena kaleng ja trus diarahin ke kantor..saya kan pk usb WLAN, trus bisa ga conektor antenanya dihubungin sama usb WLAN sy? soale da yg bilang kl mo pk antena (kl g slh konektor-nya sma y?) conektornya cmn bisa dicolokin sm PCI WLAN card..kl memang begitu, brarti kl sy bwt antena kaleng, sy hrus beli WLAN card dong..jdne usb WLAN sy mubazir…trimakasih atas jawabannya pak.matur suwun..

  26. Mudji said,

    on December 13th, 2007 at 8:37 am

    wah sepertinya repot bener ya.
    Gini, rumah anda dibelakang kantor, kira2 berapa jaraknya?
    Klo memungkinkan pake cable, lebih baik pake cable, tinggal beli hub kecil sebagai repeater.
    Saya belum pernah menggunakan antena kaleng, tapi tidak ada salahnya untuk dicoba.
    atau Access Point nya dibesarkan powernya (jika memungkinkan) atau diganti dengan yg lain yg punya jangkauan lebih jauh.

  27. Adie said,

    on December 23rd, 2007 at 12:57 pm

    Pak mudji saya pengen tau bagaimana syntax bagi bandwidth di router cisco…

  28. zue said,

    on January 24th, 2008 at 3:58 pm

    saya mahu tanya.. biasa nya berapa anggaran kos untuk FR ini. dan boleh kah pak mudji tunjukkan lakaran pemasangan FR antara dua bangunan.
    terima kasih ya..
    dari pembaca m’sia

  29. dsurya said,

    on January 30th, 2008 at 4:16 am

    Ingin tahu nih, Apa saja keunggulan dan kerugian dari MPLS dan Frame Relay ? Karena setahu saya ada perbedaan letak Backhoul antara MPLS dan Frame Relay

  30. mil said,

    on February 1st, 2008 at 7:30 pm

    mas,

    kalo Frame Relay LMI-type ansi fungsinya buat apa?trus frame-relay interface-dlci 50 apakah angka 50 ini bisa kita tentukan sembarang misal 200?

    terima kasih

  31. nieneo said,

    on February 4th, 2008 at 11:33 am

    tolong kasi tahu gimana caranya mengkonfigurasi cisco router dengan rip,igrp.eigrp de el el…..

  32. Mudji said,

    on February 4th, 2008 at 11:43 pm

    Hi Adie,
    Banyak cara konfigurasi bagi bandwidth/garansi bandwidth (QoS) di router cisco.
    Salah satu contoh anda bisa baca di http://www.cisco.com/en/US/docs/ios/12_0t/12_0t5/feature/guide/cbwfq.html

  33. Mudji said,

    on February 4th, 2008 at 11:51 pm

    Hi Zue,
    Untuk harga/cost FR berbeda-beda tiap2 provider.
    Tahapan pemasangan FrameRelay (WAN) antar kota.
    1. Request ke Network Provider
    2. Siapkan router di masing2 tempat
    3. Samakan konfigurasi LMI type dan DLCI dengan perangkat Network Provider (FrameRelay Switch).
    4. Configure IP WAN
    5. Configure IP LAN
    6. Aktifkan IP routing
    7. Test Ping koneksi End-to-End

  34. Mudji said,

    on February 4th, 2008 at 11:59 pm

    Buat dsurya,
    Keuntungan menggunakan MPLS layer 3 dibanding FrameRelay, jaringan automatis full-mesh antar kantor cabang dan pusat, karena koneksi dibentuk berdasarkan label.
    Kerugian menggunakan MPLS layer 3 dibanding FrameRelay, jika terserang virus atau DDoS, seluruh jalur komunikasi antara kantor cabang dan pusat tidak berfungsi.
    Solusi cepat bisa menggunakan port blocking : http://mudji.net/press/?p=20
    Letak Backhaul terserah anda, dimanapun, asal lokasinya terjangkau oleh Frame Relay maupun MPLS.

  35. Mudji said,

    on February 5th, 2008 at 12:11 am

    Buat mil,
    LMI = Local Management Interface. LMI Type ada 3:
    1. ANSI = ANNEX_D
    2. Q933A = ANNEX_A
    3. Cisco (proprietary Cisco)
    LMI diperlukan untuk komunikasi router pelanggan (CPE) dengan Frame Relay Switch (provider). LMI Type yg digunakan harus sama antar CPE dan provider.
    Untuk DLCI, range angka yang digunakan 16-1007. Kita bebas menentukan nilai DLCI asal masih dalam range tersebut dan konfigurasi nilai tsb juga harus sama antar CPE dan Provider. Perlu kesepakatan antara pelanggan dan Provider

  36. Mudji said,

    on February 5th, 2008 at 12:19 am

    Buat nieneo
    Contoh mengaktifkan routing dinamik RIP, IGRP dan EIGRP di RouterA/RemoteA pada gambar diatas sbb:
    RouterA(config)#Router RIP
    RouterA(config)#version 2
    RouterA(config)#network 10.10.11.0
    RouterA(config)#network 192.168.1.0
    ———-
    RouterA(config)#Router IGRP 100
    RouterA(config)#network 10.10.11.0 255.255.255.0
    RouterA(config)#network 192.168.1.0 255.255.255.252
    ———-
    RouterA(config)#Router EIGRP 100
    RouterA(config)#network 10.10.11.0 255.255.255.0
    RouterA(config)#network 192.168.1.0 255.255.255.252

    Lakukan hal sama untuk RouterB dan RouterHQ

  37. Fatih said,

    on March 11th, 2008 at 6:55 am

    Dh,
    Mas/pak untuk alokasi DLCI antara Head office dengan brach A harus sama nomor dlci-nya atau gmana???
    klo setingan ngak sama apa pengaruhnya/apa perlu setingan tambahan.

  38. mudji said,

    on March 11th, 2008 at 8:56 am

    Helo Fatih,
    Tidak harus sama, begini gambaran kasarnya.
    LAN_H/O-CPE/Router->DLCI–>FR.Switch1–>FRCloud–>FR.Switch2–>DLCI->CPE/Router-LAN_BranchA
    Di router H/O (CPE) dlci-nya harus sama dengan FRSwitch1, misal=50, dan di router branch A dlci-nya harus sama dengan FRSwitch2, misal 60, nanti akan dilakukan routing oleh Provider yang menghubungkan DLCI 50 di FRSwitch1 ke DLCI 60 di FRSwitch2.
    Konfigurasi perangkat di FRSwitch dan FRCloud adalah tanggung jawab Provider.

  39. Fatih said,

    on March 11th, 2008 at 2:11 pm

    Thank’s pak/mas
    Maaf malu tanya sesat dijalan pak.Kalo boleh tahu apaan itu FRSwitch(Frame Relay Switch)???
    Gmana bentuknya & cara kerjanya??
    Kalo diliat dari contoh diatas, katanya awan Cloud itu berbentuk networking yang ruwet banget.
    Bisa ngak bikin FR yang ngak pake awan Cloud???
    truss samplenya kayak gmana ya???

    Thank’s Pak

  40. mudji said,

    on March 12th, 2008 at 10:17 am

    FRSwitching bisa berbentuk router, hanya saja difungsikan sebagai Layer 2, karena bekerja pada layer frame (read : http://mudji.net/press/?p=61). Ada juga produk2 yang khusus utk teknologi Frame Relay Switching.
    Fungsi utamanya adalah menghubungkan PVC/DLCI antar FRswitch.
    Bisa ngak bikin FR yang ngak pake awan Cloud??? Bisa, ini dikenal dengan koneksi Back-to-Back. Router langsung ketemu router, konfigurasinya sama spt cara diatas, hanya saja DLCI number harus sama utk kedua router.

  41. sugeng said,

    on April 16th, 2008 at 6:06 pm

    Sorry mau nanya nih…
    saya punya dua lokasi kantor jarak 2 km, saat ini aku pakai 1 segment yang sama 10.12.xx.xx kalau aku buat 2 segmen 10.12.xx.xx dan 10.10.xx.xx gimana caranya? aku perlu alat apa ?
    aku hanya dikasih budget alat/pcs 5juta
    Tolong bantu yha.. thanks

  42. mudji said,

    on April 16th, 2008 at 7:01 pm

    Sugeng,
    Anda bisa melakukan segmentasi IP/subnetting dengan menggunakan perangkat router.
    salam

  43. thuta said,

    on June 15th, 2008 at 6:02 am

    salam kenal mas.
    topologi seperti apa yang terbaik bila kita mengelola server:
    1. DNS
    2. Proxy
    3. Aplikasi (diakses dr internet dan intra)
    4. Database
    5. Mail
    6. Web
    7. Firewall
    8. Backup DB

    Thks,

  44. mudji said,

    on June 19th, 2008 at 11:44 am

    Hi thuta,
    salam kenal juga, terima kasih sudah berkunjung di situs saya.
    Topology biasanya menggunakan extended star dengan teknologi berbasis Ethernet.
    Yang terpenting bukan topology jaringannya, tapi aturan2 (rules), kebutuhan user (features) serta security yang akan diimplementasikan pada jaringan tsb.

  45. hanas said,

    on July 23rd, 2008 at 4:52 am

    Assalamualaikum…
    Salam kenal mas..Mas bisa diperjelas lagi gak.. mas pakai Routernya Versi berapa??? Thanks ya mas

  46. zendy said,

    on September 15th, 2008 at 9:33 am

    salam kenal mas mudji,
    Mau tanya dunk..kalau aku buat jaringan frame relay mau di hubungkan dengan jaringan leased lines bisa ga?
    Kalau bisa tulung jelasin dunk..
    Makasih banyak..mohon petunjuk
    TQ.

  47. sulis said,

    on September 24th, 2008 at 5:18 am

    assalaamualiakum ?! mas yang punya website ini atau blog atau semacamnya atau semuanya bisa tolong kasih konfigurasi setting koneksi pada cisco vpn client versi 5.0.02.0900? masalah connection entry , description, host dll? tolong ya kalau ada yang tau sudah cari username hostname tapi belum dapat wassalaam

  48. rizka the angel said,

    on September 25th, 2008 at 9:14 pm

    wah mas supri namanya sama kayak temen saya lho,,, dia juga pwinter banget soal jaringan ato segala tentang komputer gitu,,,:). thx cz saya bener2 buta tentang semwa ini but setelah baca2 seluruh artikel ini,,,saya agak dikit “cenghar” mun ceuk orang sunda mah,,, yah pokoknyah,,, thx bwanyak bwanget ya mas,,,n saya nantikan artikel2 lainnya untuk saya berguru kembali pada si mas yang uwedan pwinter tenan niy y,,:p.anw 1x lg thx ah y,,,:)

  49. mudji said,

    on September 27th, 2008 at 7:29 am

    hi hanas,
    Untuk konfigurasi frame relay diatas, bisa menggunakan cisco router mulai seri 1600, 1700. 2500, 2600, dst…yang penting pada IOS nya support Frame Relay dan IP routing.

  50. mudji said,

    on September 27th, 2008 at 7:33 am

    hi Zendy,
    Tidak masalah jika anda ingin menghubungkan jaringan frame relay dengan leased line. Contoh kantor anda memiliki 5 cabang yang terhubung ke pusat dengan frame relay dan 1 cabang baru ingin anda hubungkan ke kantor pusat dengan leased line, anda cukup menambahan 1 interface serial di router pusat yang dihubungkan ke modem leased line, anda tinggal menambahkan routing (statik/dinamik) di router pusat maupun di router cabang baru tsb.

  51. mudji said,

    on September 27th, 2008 at 7:43 am

    wsalam ww sulis,
    untuk koneksi vpn remote access dengan cisco vpn client software, anda cukup install software tsb di laptop/PC anda, yang terpenting adalah anda harus punya username dan password dan juga group name dan password untk konek ke suatu jaringan tertentu, misal jaringan suatu kantor.
    koneksinya adalah sebagai berikut:
    PC anda –>ciscoVPN software–>Internet–>VPNC–> LAN Kantor.
    VPNC=VPN Concentrator, username/password akan dibuatkan oleh admin di perangkat VPNC, sehingga anda bisa/diijinkan untuk terhubung dgn LAN Kantor.


  52. on September 28th, 2008 at 9:10 am

    hallo mas mudji saya mau nanya tentang frame relay dan vlan ,kita bisa gak implementasi vlan di lewati di frame relay contohnya kantor pusat dengan vlan 100 dan 200 begitu juga kantor cabanng dengan vlan 100 dan 200

    |vlan100|—|vlan200| {kantor pusat}
    |
    |
    |
    frame-relay
    |
    |
    |
    |vlan100|—|vlan200| {kantor cabang}

    (masing kantor antar vlan bisa ngeping vlan100 kantor pusat bisa ngeping vlan100 kantor cabang)

    yang saya tanyakan bisa gak mas kalo vlan di lewati di frame relay seperti diatas kalau bisa mas tolong contoh konfigurasinya mas mudji sebelumnya terima kasih

  53. mudji said,

    on September 30th, 2008 at 9:56 am

    hi pojokteknologi,
    bukan vlan yang dilewatkan di framerelay, tapi IP dalam VLAN yang dilewatkan di Frame Relay, hal ini sangat mudah dilakukan. Spt konfigurasi anda di atas adalah gabungan konfigurasi dari artikel ini dengan artikel VLAN http://mudji.net/press/?p=227 . Anggap hub/switch pada artikel ini digantikan dengan catalyst switch 1900 spt pada artikel http://mudji.net/press/?p=227 dan router ICT dianggap router yang terhubung ke FrameRelay, untuk ketiga site pada gambar di artikel ini.Jika di kantor cabang memiliki 2 atau lebih VLAN, anda tinggal memecah subnet IP menjadi 2 atau lebih untuk vlan yang diinginkan dan anda tinggal menambahkan routing untuk tiap2 router yang terhubung ke frame relay, bisa dengan routing statik maupun routing dinamik.

    salam


  54. on September 30th, 2008 at 2:43 pm

    maaf pa saya sudah coba konfigurasinya seperti ini vlan100 dikantor pusat ip 192.168.200.100 dan vlan100 dikantor cabang ip 192.168.200.200 kedua ip belum bisa saling ping pak ,bisa di berikan contoh konfigurasinya pa ,saya mohon dengan sangat pa ,terima kasih sebelumnya pa ,minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin

  55. mudji said,

    on October 2nd, 2008 at 10:33 pm

    Nilai VLAN tdk harus sama antar kantor pusat dan cabang, yang penting IP subnet harus berbeda antar kantor cabang dan kantor pusat, nanti routing protocol yang akan menghubungkan antara ip kantor pusat dan ip kantor cabang.
    Contoh konfigurasi satu vlan di pusat dan satu vlan di kantor cabang, selebihnya anda bisa tambahkan sendiri:

    VLAN 100 (10.1.1.0/24)-Kantor Pusat
    |
    Catalyst Switch
    |
    VLAN Trunk
    |
    Router kantor pusat
    |
    Frame Relay Cloud
    |
    Router kantor cabang
    |
    VLAN TRUNK
    |
    Catalyst Switch
    |
    VLAN 110 (192.168.1.0/24)-kantor cabang

    Konfigurasi Catalyst dan Router Cisco:
    Catalyst Switch Kantor Pusat
    —————————-

    SW-Pusat#sh run
    Building configuration…

    !
    interface FastEthernet1/1
    description To Router Pusat
    switchport mode trunk
    !
    interface FastEthernet1/2
    switchport mode access
    switchport access vlan 100
    !

    Router Pusat

    !
    interface FastEthernet0/0
    description VLAN-TRUNK to SW-Pusat

    interface FastEthernet0/0.100
    description to VLAN100
    encapsulation dot1Q 100
    ip address 10.1.1.1 255.255.255.0

    interface serial 0/0
    (sudah ada contohnya utk koneksi ke Frame Relay Cloud)

    ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 serial 0/0 (atau subinterface)
    #atau bisa dengan routing dinamik

    Catalyst Switch Kantor Cabang

    SW-Cabang#sh run
    Building configuration…

    !
    interface FastEthernet1/1
    description To Router Cabang
    switchport mode trunk
    !
    interface FastEthernet1/2
    switchport mode access
    switchport access vlan 110
    !

    Router Cabang

    !
    interface FastEthernet0/0
    description VLAN-TRUNK to SW-Cabang

    interface FastEthernet0/0.110
    description to VLAN110
    encapsulation dot1Q 110
    ip address 192.168.1.1 255.255.255.0

    interface serial 0/0
    (sudah ada contohnya utk koneksi ke Frame Relay Cloud)

    ip route 10.1.1.0 255.255.255.0 serial 0/0 (atau subinterface)
    #atau bisa dengan routing dinamik

    Default gateway untuk PC kantor pusat adalah 10.1.1.1 dan default gateway untuk PC kantor cabang adalah 192.168.1.1

  56. ndaru said,

    on November 6th, 2008 at 6:27 am

    di kantor sekarang pake layanan speedy, karena lambat aku pasang speedy lagi (jadi dua conection speedy). gimana caranya menentukan / mengatur internet itu ke masing-masing jalur speedy dalam satu LAN?! mohon bantuan nya

  57. mudji said,

    on November 6th, 2008 at 9:01 am

    hello ndaru,
    untuk mengatur jalur internet dengan 2 access/speedy, anda perlu 1 buah router dan switch.
    Hubungkan output speedy tsb ke router dan ke LAN anda, atur dengan mekanisme route-map dan access-list. Bagi LAN anda menjadi 2 subnet. buat subnet 1 ke speedy1 dan subnet 2 ke speedy2, dan buat keduanya saling backup/redundancy..

    selamat berkarya…

  58. ikhsanudin said,

    on February 9th, 2009 at 7:18 am

    GAMBAR KONFIGURASINYA BELUM ADA YA……………

  59. mudji said,

    on February 27th, 2009 at 3:00 pm

    hi ikhsanudin,
    gambarnya ada di halaman situs ini. jika blm bisa lihat, silakan langsung akses ke linknya : http://mudji.net/press/wp-content/uploads/2006/09/frame-relay.JPG

  60. bolla' said,

    on April 24th, 2009 at 6:00 pm

    slm knl mas mudji.,

    mau tanya, klo jaringan yang menggunakan FR dimonitoring, & terlihat bahwa Link sdh up tapi LMI masih down, sehingga aplikasi tidak bisa digunakan., apa penyebabnya?? dan bagaimana solusinya?

    thanx be4 bwt infonya.

  61. mudji said,

    on April 27th, 2009 at 5:42 pm

    LMI = Local Management Interface adalah komunikasi dari Router (CPE) ke Frame Relay Switch di Provider. Ada 3 type LMI = ANSI, Q933A and Cisco.
    Jika LMI down berarti konfigurasi lmi type di sisi router (CPE) tidak sama dengan disisi Frame Relay Switch di sisi providernya. Tinggal di samakan saja konfigurasinya, maka lmi nya akan segera UP. Cek juga konfigurasi DLCI end-to-end nya.

    salam

  62. bolla' said,

    on April 29th, 2009 at 4:35 pm

    thanx pak

  63. chombynec said,

    on May 7th, 2009 at 7:12 am

    Mas Mudji,
    salam kenal mas Mudji,saya benar2 awam untuk setting cisco.saat ini di kantor saya memiliki cisco 1700 dan berjalan baik, namun akhir2 ini sering ngadat alias up / down, dan saya punya 1 backup router dengan tipe yang sama dan saya mau mencoba untuk setting backup tersebut namun saya menemui beberapa kendala :
    1. pada cisco yang berjalan terdapat interface fastethernet0/0 dan 0/1, namun pada backup tidak ada interface fastethernet0/1 yg ada hanya 0/0
    2. pada cisco berjalan terdapat settingan duplex auto, namun pada backup tidak ada command tersebut hanya ada full duplex.
    3. bagaimana caranya mengcopy configure yang ada pada router yg sedang berjalan ke touter backup ( upload )

    mohon maaf jika pertanyaannya cukup banyak.

    terimakasih.

  64. nuroji said,

    on October 18th, 2009 at 10:07 am

    salam kenal….aku mau tnya,perbedaannya FR dengan MPLS?makasih

  65. basman said,

    on November 29th, 2009 at 4:44 am

    apa perbedaan antara subnetting dan subnet mask?

  66. mudji said,

    on November 29th, 2009 at 6:00 am

    @basman,
    Subnetting adalah teknik memecah/membagi suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengganti beberapa bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru.

    Subnet mask adalah bagian dari IP address yang menentukan komponen Network ID and Host ID.

    contoh :

    172.16.31.0 subnet mask 255.255.255.0
    Network ID : 172.16.31.X
    Host : 172.16.31.1 s.d 172.16.31.254
    Broadcast : 172.16.31.255

    Subnetting untuk IP address diatas 172.16.31.0 255.255.255.0 menjadi subnetwork/subnet dengan jumlah host yang lebih kecil, misal 2 host per subnet, maka subnet masknya adalah 255.255.255.252

    Lengkapnya sebagai berikut :
    Subnet ID zero : 172.16.31.0 subnet mask : 255.255.255.252, host : 172.16.31.1 s.d 172.16.31.2, broadcast : 172.16.31.3
    Subnet ID 1 : 172.16.31.4 subnet mask : 255.255.255.252, host : 172.16.31.5 s.d 172.16.31.6, broadcast : 172.16.31.7
    Subnet ID 2 : 172.16.31.8 subnet mask : 255.255.255.252, host : 172.16.31.9 s.d 172.16.31.10, broadcast : 172.16.31.11
    ……..dst

  67. mudji said,

    on November 29th, 2009 at 6:06 am

    @nuroji
    Frame Relay adalah protocol WAN yang bekerja pada layer 2 (data network)
    MPLS = Multi Protocol Label Switching , adalah teknologi jaringan yang menempatkan label antara Layer 2 dan layer 3 (OSI Layer) untuk mengirimkan data. Ilustrati bisa dibaca di http://mudji.net/press/?cat=10

  68. mudji said,

    on November 29th, 2009 at 6:13 am

    @chombynec,
    1. berarti interface di router yg akan dijadikan backup kurang satu. Minimal router harus mempunyai 2 interface, 1 ke arah WAN , dan yg satu ke arah LAN
    2. duplex tidak menjadi masalah, gunakan setting duplex FULL di kedua sisi koneksi, agar transfer data bisa lebih cepat.
    3. untuk mengcopy konfigurasi dari satu router ke router yang lain, dengan syarat kedua router harus identik/sama untuk interfacenya (slot/port). Cara yg paling mudah adalah menjalankan command “show run” lalu meng-copy and paste ke router yg baru.

  69. Kepin said,

    on January 16th, 2010 at 5:01 pm

    Modem ke hub ke LAN,ke 4 komputer. lan terkoneksi bagus,.Sebelumya bs browsing tp setelah nambah lg pc yg ke 5 dan dikasih ip adres sesuai urutan,KENAPA semuanya jd ndak bs browsing? Trims

  70. mudji said,

    on January 17th, 2010 at 9:14 am

    @Kepin,
    Coba cek IP Subnek mask and routingnya. apakah masih dalam range..

    salam

  71. Ahmad said,

    on May 1st, 2010 at 11:23 am

    Pak tlg beri jawaban… perbedaan spesial antara debian dan ubuntu…..

  72. Indra said,

    on July 7th, 2010 at 4:27 am

    salam kenal….
    mau nanya nih…
    saya mau nyoba 2 pc bisa terkoneksi dengan 1 router ( cisco 1700 )ga….
    tolong settingannya kalau memang bisa saling reply..
    thanks bantuannya….

  73. helmi muzammil said,

    on October 11th, 2010 at 11:15 am

    saya mencoba simulasi modul yang diberikan oleh pak mudji tersebut pada packet racert.. namun interface serial tidak bisa dibuat sub interface..

    mohon bantuannya..

    trimakasih


  74. on October 17th, 2010 at 11:07 pm

    Mengapa ya Pak jaringan ditempat saya kadang disconeck………..

  75. andri said,

    on November 20th, 2011 at 5:12 pm

    saya mau tanya cara ngatur bandwith d cisco packet tracer gimana cara,thx

  76. muklis said,

    on November 23rd, 2011 at 7:57 am

    salam kenal….
    mau nanya nih…
    bisa tidak menghubungkan 2 router antar gedung tanpa menggunakan kabel soalnya kalau jarak antar gedung agak jauh ribet juga….?
    tolong bantuannya gan.

  77. Azlan said,

    on January 7th, 2012 at 7:28 pm

    Assalammualaikum,

    Alhamdulillah gembira hati saya bertemu dengan website ini yang mengandungi banyak info yang berguna tentang cisco kerana saya baru menggunakan produk cisco… dan saya ingin berkongsi masalah dengan bapak dan mohon solusinya sekiranya tidak keberatan..Baru-baru ini saya telah memasang cisco router di syarikat saya menggantikan netgear router tetapi menghadapi masalah dengan IBM server AIX 5.3 kerana server tersebut tidak bisa diaksess dimana router cisco tidak dapat ping server..configurasi cisco dan Netgear adalah sama…dan firewall cisco telah diasble…pc dan server lain tidak menghadapi masalah ini…semua port telah dibuka tetapi masih menghadapi masalah dengan IBM server tersebut iaitu tooltalk message server could not be started dan tidak boleh login ke CDE iaitu common desktop environment..

    Kerjasama bapak didahului dengan ucapan ribuan terima kasih.

  78. iday said,

    on March 27th, 2012 at 9:53 am

    klo mau bwt jaringan leased line yg perlu di pelajari ap aj ya?

Leave a reply